Probolinggo (Kabarpas.com) – Puluhan paus yang terdampar di Dusun Tareta, Desa Pesisir, Kabupaten Probolinggo kondisinya cukup memperihatinkan. Bahkan, lima diantaranya mati lantaran diduga mengalami depresi berat.
Pantauan Kabarpas.com di lokasi, paus yang mati tersebut dibawa warga ke daratan melalui sungai setempat. Selanjutnya bangkai hewan tersebut langsung dikuburkan. Penguburan Paus, dikatakan warga setempat, Matali, merupakan tradisi warga sekitar pesisir. Konon katanya, hewan besar tersebut memang sengaja menepi saat ajal hendak menjemput.
“Mau diapakan lagi, sudah mati. Seandainya masih hidup, pasti kami upayakan untuk kembali ke tengah agar bisa tetap hidup. Tapi ini sudah mati, ya dikubur saja,” terangnya kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi, Rabu (15/06/2016).
Seperti dikabarkan sebelumnya, diduga akibat terdampak cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari terakhir. Membuat puluhan ekor ikan paus terdampar di perairan Probolinggo, tepatnya di Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. (sam/gus).



















