Probolinggo, kabarpas.com – Sedikitnya 150 nelayan dan Anak Buah Kapal (ABK) di Pelabuhan Tanjung Tembaga mendapat pelayanan vaksin. Profesi mereka yang selalu berpindah-pindah tempat, membuat mereka belum sempat melakukan vaksin.
Untuk membantu mereka mendapat serbuan vaksin, Polair Probolinggo mengadakan vaksin terapung, dan sasaranya adalah ABK dan Nelayan.
Samiran, salah satu ABK Asal Kalimantan menuturkan, vaksin memang penting untuk kesehatan, namun setiap dirinya sandar di beberapa pelauhan dirinya kesulitan mencari layanan vaksin.
“Saya mencari vaksin masih belum ketemu karena sibuk di laut, saat sandar di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo ada kegiatan Vaksin saya ikut. Ini vaksin tahap pertama,” ujar Samiran kepada wartawan Kabarpas.com. biro Probolinggo. Kamis, (12/8/2021).
Vaksin di atas kapal ini, dirasa sangat membantu nelayan dan ABK, karena tidak petugas mendatanginya, dan setelah screening selesai langsung bisa dilakukan vaksin.
“Sangat membantu, kami tidak perlu turun dari kapal, semoga kita selalu diberikan kesehatan,“ tambahnya.
Sementara itu Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menegaskan, kegiatan ini dalam upaya membantu pemerintah mempercepat serbuan vaksin untuk meminimalisir masyarakat termasuk nelayan dan ABK terpapar Covid-19. Serbuan vaksin ini bernama Vaksin terapung karena semua kegiatanya dilakukan diatas kapal.
“Petugas yang mendatangi ABK dan nelayan untuk dilakukan vaksin dan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksin nasional untuk menuju Herd Immunity. Selesai divaksin mereka mendapatkan bantuan sosial berupa beras,“ tuturnya.
Diharapan meski sudah dilakukan vaksin, nelayan dan ABK tetap disiplin melaksanakan 5M, seperti sering mencuci tangan, selalu memakai kesehatan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan sebagai antisipasi pencegahan tertular Covid-19. (wil/tin).



















