Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 28 Jul 2017

Coca-Cola Pandaan Beri Pelatihan Daur Ulang Untuk Siswa SDN Watukosek Gempol


Coca-Cola Pandaan Beri Pelatihan Daur Ulang Untuk Siswa SDN Watukosek Gempol Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Agus Hartanto

________________________________________________

Pasuruan (Kabarpas.com) – Guna terus mewujudkan komitmennya untuk menjalankan bisnis yang lebih ramah lingkungan, Coca-Cola Amatil Indonesia bekerjasama dengan Komunitas Nol Sampah Surabaya mengadakan pelatihan daur ulang sampah organik dan anorganik di SDN Watukosek Gempol.

Dalam workshop ini, para peserta dibekali ilmu mengenai pentingnya mengelola sampah dari sumbernya dengan cara 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle. Selain itu, peserta juga diajak untuk berinovasi mendaur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat.

Untuk pengolahan sampah non-organik, peserta dikenalkan dengan metode Ecobrick. Pembuatan Ecobrick tergolong mudah karena dapat memanfaatkan sampah botol plastik yang mudah ditemukan di sekitar.

Botol-botol PET tersebut diisi dengan sampah-sampah plastik hingga penuh, kemudian dipadatkan agar struktrunya menjadi keras.

Botol-botol yang telah diisi tersebut kemudian dirangkai menjadi berbagai macam benda seperti meja, kursi, bahkan bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuat tembok selayaknya batu bata.

Selain diajarkan untuk mendaur ulang sampah non-organik, para peserta juga dilatih untuk memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk cair. Sampah organik yang digunakan adalah sampah buah jeruk beserta kulitnya.

Kemudian sampah organik ini dicampur dengan air tebu dan air dengan perbandingan antara air tebu : Sampah organik : air sebesar 1:3:10. Campuran ini kemudian ditutup rapat agar terjadi fermentasi secara anaerob. Setelah 21 hari, pupuk cair siap digunakan untuk menyuburkan tanaman yang ada di Sekolah.

Pelatihan yang diikuti oleh pelajar kelas 6 ini mendapatkan apresiasi yang baik dari Nuryani selaku Kepala Sekolah SDN tersebut.

“Sebelumnya saya tidak pernah terpikir bahwa botol plastik bisa disulap menjadi batu bata. Ini cara yang sangat kreatif dan sangat mudah diaplikasikan,” kata Nuryani kepada Kabarpas.com.

Para siswa-siswi terlihat tekun memerhatikan presentasi dan mempraktekan cara membuat Ecobrick. Peserta semakin semangat ketika melihat contoh meja dan kursi yang terbuat dari Ecobrick yang telah dipajang di depan kelas.

“Biasanya sampah kresek langsung dibuang setelah pakai. Dengan metode ini, sampah plastik yang sulit terurai tersebut dapat dimasukkan kedalam botol sehingga menjadi ecobrick. Dengan sedikit kreatifitas, Ecobrick ini dapat membuat berbagai benda bermanfaat,” ujar Fatimah Zahra, Public Affairs & Communication CCAI kepada Kabarpas.com.

Tidak hanya itu, untuk mendukung pengelolaan sampah di sekolah, dalam kesempatan ini CCAI juga menyerahkan bantuan tempat sampah berukuran 120 liter untuk SDN 3 Gempol, yang diterima langsung oleh Kepala SDN Watukosek, Nuryani.

“Melalui kegiatan seperti ini, CCAI berpartisipasi dalam upaya-upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah yang baik sejak dini. Dengan manajemen yang tepat, sampah yang tadinya jahat dapat menjadi bermanfaat,“ ujar Fatimah Zahra.

Dijelaskan, sejak tahun 2012, CCAI telah mendonasikan lebih dari 3.100 tempat sampah ke berbagai pelosok di Indonesia. “Bantuan itu merupakan bukti komitmen CCAI untuk menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dengan meningkatkan kesadaran terhadap isu lingkungan,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp 140 Ribu per Kilogram

10 April 2026 - 20:46

Perkuat Silaturahmi, PDGI Kota Pasuruan Gelar Halal Bihalal 1447 H dan Rakercab

8 April 2026 - 08:58

Wanita Tewas Mengenaskan Terlindas Kereta Api di Pasuruan

6 April 2026 - 10:38

Berangkatkan Peserta Kirab Pasoeroean Tempo Doeloe, Wali Kota Ajak Lestarikan Budaya dan Dorong Ekonomi Kreatif

5 April 2026 - 08:46

SDN Randusari Pasuruan Gelar Kirab 500 Ketupat 

4 April 2026 - 13:19

Ada Kirab Budaya Pasoeroean Tempo Doeloe 2026, Simak Ini Rute yang Dilewati

4 April 2026 - 09:35

Trending di Berita Pasuruan