Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 1 Jul 2019 23:22 WIB ·

Cerita Nenek Penjual Nasi Jagung yang Bertahun-tahun Nabung Akhirnya Berangkat Haji


Cerita Nenek Penjual Nasi Jagung yang Bertahun-tahun Nabung Akhirnya Berangkat Haji Perbesar

Reporter : Moch Umar

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Kesabaran Suriyah (80) yang bertahun – tahun menabung dan rela antri untuk bisa berangkat haji, dalam waktu dekat akan terlaksana. Itu setelah ia  melunasi seluruh pembayaran berangkat haji yang ia bayarkan dari hasil keringatnya berjualan nasi jagung di atas trotoar.

“Alhamdulillah, niatan saya bertahun-tahun ingin berangkat haji akhirnya terwujud,” kata Nenek Suriyah kepada Kabarpas.com, saat ditemui di rumahnya di Jalan Maluku, Gang V, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Ia mengaku, untuk mewujudkan niatan sucinya itu ia harus rela menguras semua uang tabungannya sebesar Rp 25 juta. Dan uang itu ia gunakan untuk mendaftar haji sejak tahun 2010 silam.

“Sedangkan untuk sisa biaya haji, saya angsur sendiri dari uang hasil berjualan nasi jagung di trotoar jalan dekat Alun-alun Kota Pasuruan tersebut,” katanya kepada Kabarpas.com.

Lebih lanjut nenek yang sudah memiliki 9 cucu ini mengatakan bahwa harga perbungkus nasi jagung yang ia jual itu seharga Rp 5 ribu. Selain itu, nenek Suriyah yang tergabung dalam kloter 72 Kota Pasuruan ini, dijadwalkan akan berangkat ke Tanah Suci Makkah pada 30 Juli 2019 nanti.

Sementara itu, Maimunah (45) anak kedua dari Nenek Suriyah menceritakan, ibunya sudah 13 tahun berjualan nasi jagung. Sebelumnya selama 40 tahun, ibunya menghabiskan waktu berjualan kue kucur (cucur) di Pasar Besar Kota Pasuruan.

“Sejak saya masih remaja, ayah sudah meninggal dunia. Sehingga ibula yang menafkahi dua adik saya dengan berjualan kue kucur di pasar dan sampai beralih jualan nasi jagung di trotoar alun-alun,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Ia menambahkan, niat ibunya mendaftar haji tercetus dari mulut ibunya sendiri. Dan seketika itu pula keempat anaknya pun mengiyakan niat tersebut.

“Kalau mau bayar ke KBIH, per bulannya yang ngantar ya anak saya,” pungkasnya. (umr/tin).

Artikel ini telah dibaca 96 kali

Baca Lainnya

Gus Ipul Ajak Kepala Sekolah hingga Orang Tua Deklarasi Sekolah Aman 

24 Juli 2024 - 12:41 WIB

Warga Pesisir Kota Pasuruan Kembali Gelar Petik Laut

21 Juli 2024 - 23:38 WIB

Wali Kota Pasuruan Mancal Bareng Komunitas Sepeda Tua Jawa Timur

21 Juli 2024 - 22:05 WIB

Hari Lingkungan Hidup, Gus Ipul Ajak Masyarakat Budayakan Pola Hidup Bersih dan Sehat

21 Juli 2024 - 08:53 WIB

Cerita Naurah Elysia Ashifa Prastyo Terpilih Wakili Kabupaten Pasuruan di Ajang Duta SMP 2024

19 Juli 2024 - 19:26 WIB

Sosialisasi DTKS, Mas Adi Harapkan Pendataan yang Objektif dan Akurat Agar Tepat Sasaran

17 Juli 2024 - 06:31 WIB

Trending di Kabar Pasuruan