Bupati Probolinggo Larang Berdirinya Tempat Karaoke di Daerahnya

Probolinggo (Kabarpas.com) – Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari menegaskan kalau pihaknya melarang berdirinya tempat karaoke di wilayah Kabupaten Probolinggo. Itu dilakukan lantaran pihaknya menilai keberadaan tempat karaoke tersebut, biasanya banyak digunakan untuk hal-hal yang negatif.

“Kami tidak mau ikut terjebak dengan mendirikan tempat hiburan atau hal yang sejenisnya. Walau sejumlah daerah di Jatim ada yang mengizinkannya. Tapi, kami tak ingin kepincut dengan ikut-ikutan mengizinkannya, sebab tempat karaoke banyak negatifnya dibanding yang positif,” kata Tantri kepada sejumlah wartawan. Rabu, (13/01/2016).

Dijelaskan, salah satu upaya untuk mengantisipasi hal tersebut adalah dengan melarang segala jenis tempat hiburan yang menimbulkan kontroversi. Seandainya sudah terlanjur berdiri, ia berharap masyarakat melaporkannya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

“Kalau ada yang menemukan ada tempat karaoke di wilayah Kabupaten Probolinggo segera laporkan, dan nanti akan segera kami tutup. Di daerah ini banyak pesantren, dan masyarakatnya juga agamis. Jadi rasanya kurang tepat kalau ada tempat karaokean,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan tempat karaoke dengan ruangan tertutup, sulit rasanya membawa dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat. Sebab keberadaan tempat hiburan tersebut akan mendapat penolakan luas dari masyarakat sekitar.

“Tidak boleh ada tempat hiburan yang aktivitasnya mengandung kemudharatan di Kabupaten Probolinggo. Kontroversi akan meluas jika tempat hiburan semacam itu berdiri di Kabupaten Probolinggo. Karena itu, saya tegaskan lagi, tempat hiburan semacam itu tidak boleh berdiri. Kami tidak akan mengeluarkan izin jika ada pengusaha ingin mendirikannya,” pungkasnya. (sam/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *