Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 23 Feb 2020

Bupati Probolinggo Dorong Car Free Month di Bromo Menjadi Agenda Tahunan


Bupati Probolinggo Dorong Car Free Month di Bromo Menjadi Agenda Tahunan Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Titin Sukmawati

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Pernyataan akan dicanangkan agenda rutinan Car Free Month (CFM ) tersebut diutarakan lagsung oleh Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, saat menggelar senam bersama sekaligus bersih – bersih sampah di kawasan lautan Gunung Bromo, yang terletak di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Minggu, (23 /02/2020).

Gayung bersambut terkait pelaksanaan CFM tersebut juga mendapat tanggapan baik dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat berkunjung ke wisata ini beberapa pekan lalu.

Dengan diberlakukan CFM pertama kali, yaitu mulai 24 Januari 2020 hingga 24 Februari 2020 di kawasan Lautan Pasir, tentu akan berdampak positif baik dari keindahan alam, kualitas udara, dan suasana menjadi nyaman.

Dan pelaksanaan CFM selama sebulan ini ini merupakan momen dan waktu terbaik untuk berkunjung ke wisata Gunung Bromo.

Pelaksanaan CFM ini merupakan momen dan saat terbaik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Bromo untuk menikmati keaslian dan kualitas udara Wisata Bromo.

“Ternyata dengan diberlakukanya CFM ini, berdampak baik di kawasan wisata Gunung Bromo, karena kita tidak terdistraksi dengan suara bising, asap kendaran bermotor dan suasana juga menjadi nyaman,” ujar Bupati.

“Saya ajak OPD dan seluruh elemen masyarakat Sukapura, untuk mengabarkan ke wisatawan kalau CFM ini adalah saat terbaik bagi wisatawan untuk berkunjung ke sini,” sambungnya.

Menurutnya, lansdscape pasir Gunung Bromo juga akan terbentuk dengan baik, tanpa ada jejak dari kendaraan bermotor dan hawa udara juga semakin segar dan bersih.

“Untuk itu saya mendorong CFM ini menjadi giat rutin tahunan, karena kawasan konservasi Gunung Bromo akan semakin baik, indah, serta tanpa ada suara bising knalpot dan bau asap kendaraan, namun itu semua harus kita soundingkan dengan keputusan yang ada di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) selaku pengelola wisata Konservasi Gunung Bromo,” ungkapnya.

Sementara itu , Yulis salah satu pengujung yang datang ke wisata lautan pasir Gunung Bromo menuturkan, saat ini suasana di Gunung Bromo ada yang lain, terlihat lebih indah alami dan udaranya segar.

Pelaksanaan bebas kendaraan di lautan pasir Gunung Bromo selama sebulan ini benar-benar merubah suasana di kawasan lautan pasir.

Tidak itu saja, ia menambahkan bahwa dengan berjalan kaki dari pos pandang Cemoro Lawang menuju lautan pasir Gunung Bromo juga menambah sensasi dan kebugaran tersendiri .

“Suasana keindahan lautan Gunung Bromo tambah keren, layaknya lukisan alam, dan hawa udaranya seger tidak tercium asap knalpot,” tutupnya. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Siswa SMP Kabupaten Probolinggo Borong 8 Medali di Olimpiade IPS se-Jawa Timur

1 Februari 2026 - 23:08

Penerapan Pembelajaran Kelas Rangkap dan Terdiferensiasi Dongkrak Literasi dan Numerasi di Sekolah Pegunungan Kabupaten Probolinggo

1 Februari 2026 - 11:01

Antisipasi Gangguan Kamtib, Rutan Kraksaan Rutin Periksa Inventaris Keamanan

30 Januari 2026 - 09:25

Perkenalkan MoU PN Kraksaan, YBH BaVi Kunjungi Rutan Kraksaan

23 Januari 2026 - 08:51

Kolaborasi KKG Multigrade Wonomerto–Sumberasih Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

20 Januari 2026 - 08:27

RSUD Tongas Perkuat Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026

20 Januari 2026 - 07:19

Trending di Kabar Probolinggo