Reporter : Sam Demit
Editor : Kabarpas.com
Malang, Kabarpas.com – Warga Jalan Ciujung Kota Malang, Rabu (13/2) pagi terkaget – kaget dengan raungan keras beberapa motor. Sambil berteriak – teriak, pengendaranya terus memblayer gas motor. “Ayooo… Serbu…,” teriak mereka.
Belum habis rasa kaget warga, aparat gabungan dari polisi, TNI dan Satpol PP juga datang ke lokasi tersebut. “Ayo..jangan takut. Serbu saja gudangnya. Bakar,” teriak pemimpin massa yang datang.
Selang beberapa detik kemudian, dua pengendara motor meringsek maju dan berusaha membakar halaman gudang surat suara KPU Kota Malang itu. “Bubarkan KPU…Bubarkan KPU,” tambahnya.
Untung saja, petugas sigap dan menyemprotkan air ke bahan yang terbakar. Bahkan dua mobil PMK Kota Malang juga sigap datang ke lokasi kejadian itu. Tapi efeknya, massa pun bentrok dengan petugas keamanan.
Tak urung, Wakapolres Makota, Kompol Bambang Christanto langsung bertindak. Ia memerintahkan agar massa yang anarkis itu ditangkap. Tapi peristiwa selama 30 menit ini, bukan kejadian sebenarnya.
Melainkan simulasi pengamanan yang dilakukan menjelang Pilpres dan Pileg bulan April nanti. Simulasi ini kerja sama yang dilakukan KPU Kota Malang dan jajaran Polres Makota serta Pemkot Malang. (dem/mey)















