Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 6 Mar 2019

Begini Nasib Dua Pria di Lumajang yang Carok Gara-gara Rebutan Janda


Begini Nasib Dua Pria di Lumajang yang Carok Gara-gara Rebutan Janda Perbesar

Reporter : Sam Demit

Editor : Memey Mega

 

Lumajang, Kabarpas.com – Masih ingatkah dengan kasus dua orang sopir yang terlibat carok gara-gara rebutan seorang janda pujaan hatinya.

Ya, kasus yang sempat bikin heboh warganet sekitar dua bulan lalu itu akhirnya berujung damai. Itu setelah kasus ini diselesaikan pidana di luar peradilan.

Menurut Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban, keduanya sebenarnya sebagai pelaku dan juga sebagai korban dalam kasus ini. Sehingga, demi kebaikan kedua belah pihak, maka penyidikan terhadap kasus tersebut akhirnya dihentikan.

“Dan mereka berdua juga masih memiliki anak yang harus dihidupi, sehingga jauh lebih bijak bila kasus tidak kami lanjutkan atas dasar Restorative Justice,” ungkap Kapolres Lumajang.

Kapolres berharap kejadian carok untuk memperebutkan perempuan lain tidak lagi terjadi.

“Saya berharap semoga tidak ada lagi masalah dengan cara carok di Lokasi. Apalagi masalah sepeleh gara-gara rebutan janda,” tambah Kapolres Arsal.

Seharusnya Mahfud dan Solikin dikenakan Pasal 184 ayat 3 dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun.

Sebelumnya dua pria yakni Solikin alias Topeng (40) warga Dusun Kedungpakis Desa/Kecamatan Pasirian dan Mahfud (30) warga Dusun Krajan 1 Desa Selok Awar Awar Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, terlibat carok cuman gara gara memperebutkan seorang janda bernama Tatik (40) asal Desa Lempeni Kecamatan Tempeh.

Kedua pria terlibat carok satu lawan satu dengan memegang clurit semuanya, hanya ingin menarik hatinya Tatik.

Kejadian carok ini terjadi di kawasan Kecamatan Tempeh pada Jumat (4/1/2019) malam sekitar pukul 21.15 WIB, bulan lalu.

Akibatnya, kedua pria ini terluka parah dan tak ada yang menang ataupun kalah, mereka berdua sama warga sekitar dilarikan ke RS Haryoto Lumajang untuk mendapatkan perawatan .

Ironisnya, melihat kedua pria yang sama-sama terluka parah. Justru si janda Tatik malah tak memilih satupun dari kedua pria ini. (Dem/Mey).

Artikel ini telah dibaca 295 kali

Baca Lainnya

Jember Jadi Percontohan Nasional, BGN Targetkan 400 SPPG dengan Perputaran Rp400 Miliar per Bulan

17 April 2026 - 07:28

KBIHU Safara Qolby Gelar Walimatus Safar, Bekali Jamaah Raih Haji Mabrur

13 April 2026 - 23:31

Tinjau Puskesmas Mumbulsari, Bupati Fawait Soroti Pelayanan hingga Fasilitas

8 April 2026 - 08:38

Dari Rumah Bocor ke Hunian Layak, Sumiati Rasakan Manfaat Program RTLH di Mumbulsari Jember

8 April 2026 - 08:35

Sholawat Kampung Jadi Ruang Aspirasi, Fawait Tambah Insentif Ketua Pengajian di Jember

8 April 2026 - 08:33

Puluhan Peserta Ikuti Technical Meeting Lomba dan Kirab Budaya Pasoeroean Tempo Doeloe

3 April 2026 - 16:40

Trending di Berita Pasuruan