Reporter : Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas.com – Banjir meganggu aktivitas belajar siswa-siswi SDN Mayangan IV, di Jalan Ikan Belanak, Kelurahan/ Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Kamis, (27/02/2020).
Meski sempat surut, dan kini ketinggian air hanya mencapai sekitar mata kaki. Namun, banjir ini dirasakan sangat mengganggu aktivitas proses belajar mengajar.
Para murid pun harus melepas sepatu, dan sebelum mata pelajaran dimulai, mereka harus bersih-bersih ruang kelas, akibat banjir ini, yang semestinya jam 7 pelajaran harus dimulai menjadi molor.
Kepala SDN Mayangan IV, Hariyanto menjelaskan, banjir di sekolahan ini kerap terjadi di saat hujan deras turun semalaman.
Tidak hanya di halaman sekolah SDN Mayangan IV ini saja, genangan air juga terjadi di depan pasar Kronong, Kecamatan Mayangan, karena saluran air pembuangan yang buruk.
“Saluran air di dekat sekolah kurang berfungsi dengan baik, sehingga air tidak bisa terbuang ke pantai, akibatnya menggenang di sini,” ujar Hariyanto.
“Kami berharap kepada pihak terkait agar ada upaya perbaikan saluran air di dekat jalan, sehinvga tidak ada banjir lagi, dan proses belajar anak-anak lancar,” tambahnya.
Smeentara itu, Yuli salah satu iswi Kelas IV, SDN Mayangan mengatakan, dirinya masuk sekolah pada hari ini tidak memakai sepatu, karena takut basah akibat banjir.
“ Tidak tahu kapan pelajaran ini dimulai, karena harus bersih-bersih ruang kelas yang kebanjiran. Saya berharap tidak ada banjir lagi di sekolahan ini, karena harus bersih-bersih,“ tutupnya. (wil/tin).



















