Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 13 Nov 2025

ADDAI Keluarkan 5 Pernyataan Sikap Soroti Sikap ‘Nir-Akhlak’ Oknum Pendakwah di Medsos


ADDAI Keluarkan 5 Pernyataan Sikap Soroti Sikap ‘Nir-Akhlak’ Oknum Pendakwah di Medsos Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com – Pengurus Pusat dan Wilayah Asosiasi Dai-Daiyah Indonesia (ADDAI) mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait fenomena kontroversi yang melibatkan metode dan konten dakwah yang dibuat oleh beberapa pendakwah di media sosial. ADDAI secara tegas menyayangkan perilaku beberapa oknum pendakwah yang dinilai “nir-akhlak” dan jauh dari adab keilmuan Islam.

​Pernyataan sikap ini menyoroti secara khusus perilaku yang dianggap tidak layak menjadi contoh, merujuk pada beberapa kasus pendakwah, termasuk yang melibatkan Saudara Elham Yahya dan Saudara Izza Sadewa.

​ADDAI mengingatkan bahwa dakwah merupakan ibadah agung dan perkataan yang paling baik, sebagaimana firman Allah Swt. dalam QS Fushshilat ayat 33.

Dalam poin utamanya, ADDAI menegaskan bahwa dakwah adalah kerja besar untuk memperbaiki peradaban yang harus dilakukan dengan cara yang bijaksana (bil hikmah). Organisasi ini mengutip QS. An-Nahl ayat 125 sebagai landasan metode dakwah:

(Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik).

​”Bagi seorang dai, kepribadiannya adalah saksi bagi dakwahnya,” bunyi pernyataan ADDAI. Dakwah dituntut bukan hanya sekadar ajakan, melainkan harus berupa keteladanan yang didasarkan pada prinsip keikhlasan, kebijaksanaan, wara’ (kehati-hatian), istikamah, kesabaran, serta menjunjung harkat dan martabat manusia, mencontoh uswah Nabi Muhammad SAW dan para ulama terdahulu.

“​ADDAI menyatakan rasa penyesalan atas ucapan, sikap, atau perilaku beberapa pendakwah yang dianggap jauh dari adab dan keilmuwan para ulama dan masyayikh pesantren,” kata Ketua Umum ADDAI Assoc Prof. Dr. K.H. Moch Syarif Hidayatullah LC., M. Hum.

​Secara spesifik, ADDAI menyoroti:

  • ​Perilaku merendahkan kehormatan manusia tanpa memandang usia, status, atau kedudukan sosial yang dilakukan oleh Saudara Elham.
  • ​Ucapan Saudara Izza Sadewa yang menghubungkan rokok dengan tauhid yang terpublikasi secara umum.

​Sebagai penutup, ADDAI berharap agar dakwah yang dilakukan para dai dan daiyah di Indonesia, terutama melalui media sosial, dapat senantiasa mengedepankan nilai-nilai agama, regulasi, dan norma-norma yang berlaku di tengah masyarakat.

​Selain itu, ADDAI menyerukan agar para pendakwah menjaga dan meningkatkan kualitas konten serta referensi dakwah yang disampaikan secara profesional, proporsional, dan prosedural.

​Pernyataan ini dikeluarkan sebagai nasihat ADDAI kepada sesama para pendakwah. (***/hib).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Fokus di Lapangan, Bupati Jember Tangani Banjir Tanpa Gimik

15 Februari 2026 - 09:25

Jember Tetapkan Status Tanggap Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem

15 Februari 2026 - 09:22

IPSI Jember Bidik Kebangkitan “Kota Pendekar”, Siapkan Fondasi Menuju Porprov 2027 

14 Februari 2026 - 19:55

Jember Bangkit Lewat Silat, 800an Atlet Lintas Provinsi Ramaikan Championship 3

14 Februari 2026 - 19:53

Dari Pekarangan Jadi Peluang: Mahasiswa UNNES GIAT 15 Olah Kelor Jadi Puding Sehat, Lawan Stunting dan Bangkitkan Ekonomi Desa Karangtengah

14 Februari 2026 - 12:56

Polres Mojokerto Kota Amankan Residivis Narkoba di Prajuritkulon dengan Barbuk 15 Paket Sabu

14 Februari 2026 - 12:46

Trending di KABAR NUSANTARA