Probolinggo, kabarpas.com – Mbah Sakdiyah (62) warga Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo langsung dibantu Polwan Polres setempat. Nenek tersebut dibantu polisi wanita Polres Probolinggo karena terlihat sempoyongan dan mengaku pusing, mual, saat ikut aksi damai di kantor kecamatan setempat.
Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kasat Binmas Polres Probolinggo AKP Rini Ifo Nila Krisna mengatakan, kejadian ini berawal saat anggota Polwan Polres Probolinggo melaksanakan giat pengamanan aksi damai warga Desa Pajurangan yang menuntut penghitungan suara di desanya diulang.
Saat unjuk rasa berlangsung, nenek ini ikut aksi damai di sela-sela massa yang menyampaikan aspirasinya, anggota Polwan melihat nenek tersebut terlihat lelah dan hendak pingsan. Mendapati itu sang polwan dengan sigap langsung menolongnya.
“Ini merupakan kesigapan Polwan dalam menolong salah satu warga yang mengalami pusing dan hampir pingsan saat melaksanakan aksi unjuk rasa,” kata Nila Krisna kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo. Selasa (22/03/2022).
Selanjutnya, Nila (Sapaan akrab Kasat Binmas Polres Probolinggo) memberikan pertolongan pertama kepada nenek tersebut.
“Kami sudah mengantisipasi potensi yang akan terjadi, termasuk adanya pendemo perempuan lanjut usia yang sempoyongan,” tambahnya.
Nila menegaskan, setelah diberi pertolongan pertama, kondisi nenek tersebut sudah membaik, ia mengaku pusing karena capek dan lanjut usia.
Sementara itu, kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menerangkan, pada aksi damai warga desa Pajurangan ini (Senin, 21/03/2022l) Polres Probolinggo menerjunkan 368 personel. Kegiatan pihaknya adalah pengawalan dan pengamanan yang merupakan salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
“Kami selalu tanamkan sisi humanis pada saat bertugas mengamankan aksi massa. Ini pelayanan yang diberikan oleh Polres Probolinggo,” ujar Arsya.
Polres Probolinggo mengapresiasi peserta aksi unjuk rasa karena telah berjalan lancar dan damai, sehingga aksi tidak menimbulkan kemacetan dan kerusuhan.
“Terima kasih dan apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada peserta unjuk rasa, karena aksi unjuk rasa ini telah dilakukan dengan tertib dan aman,” tutupnya. (pj/tin).



















