Probolinggo,kabarpas.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo terus genjot target capaian Vaksin Covid-19. Berbagai upaya percepatan vaksin ini dilakukan bersama 3 pilar, Kodim 0820, Polres Probolinggo menggelar vaksinasi. Untuk saat ini sasaran Vaksin di Kota Probolinggo 176.228, rincianya 91.329 atau 52,6 % untuk vaksin tahap pertama dan 45.772 (32,2 %) vaksin tahap kedua.
Wali Kota Probolinggo , Habib Hadi Zainal Abidin menjelaskan, Satgas Covid-19 Kota Probolinggo sudah melakukan percepatan vaksin untuk menuju herd immunity, dengan membuka gerai vaksin di setiap puskesmas, dan menggandeng PMI, GP Ansor, PMII dan instansi lainya, untuk membantu program percepatan vaksin pemerintah.
Pemkot Probolinggo juga sudah melakukan sosialisasi vaksin ke masyarakat dari tingkat paling bawah RT / RW. Meski sudah melakukan upaya tersebut, capaian vaksin tahap 2 dirasa masih kurang maksimal dan menurun dibanding capaian vaksin tahap 1. Padahal pemkot targetkan capaian vaksin 80 persen ke atas.
“Masyarakat masih kurang percaya tentang Vaksin karena termakan berita Hoaks di medos yang begitu gencanya,” ujar Habib Hadi. Jumat (27/8/2021).
Habib Hadi menegaskan, berita tidak benar di medsos tentang efek pasca Vaksin ( KIPI) ini yang membuat masyarakat enggan melanjutkan vaksinasi tahap 2.
“Vaksin ini aman, halal karena sudah melalui beberapa tahapan sebelum diberikan ke Masyarakat, sebelum divaksin masyarakat juga dilakukan skrining oleh tim Vaksinator. Yang penting masyarakat harus jujur pada tim vaksinator, tentang kesehatanya atau yang memiliki penyakit bawaan agar bisa dicarikan solusi oleh petugas,” imbuhnya.
Dan bila memang ada masyarakat yang memiliki keluhan setelah divaksin, bisa langsung koordinasi dengan medis yang sudah siagakan di setiap puskesmas agar secepatnya bisa dilakukan penanganan.
“Sekali lagi vaksin covid 19 ini Aman untuk masyrakat, dan sangat bermanfaat untuk mencegah serangan virus Corona,” jelasnya kepada Kabarpas.com.
Habib Hadi menambahkan, untuk masyarakat yang sudah divaskin, tidak boleh lengah dan disiplin 5 M, selalu memakai masker, sering mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi aktivitas di luar rumah harus tetap dilakukan.
“Dengan Disiplin 5M dan sudah vaksin insyaallah masyarakat Kota Probolinggo terbebas dari ancaman Covid-19,” tutupnya. (pj/tin).



















