Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, kabarpas.com – Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin memantau debit air di beberapa sungai dan pintu air di wilayah ini, salah satunya adalah pintu air dam klep. Hujan deras di daerah lereng Gunung Bromo yang berimbas banjir di wilayah Kota Probolinggo menjadi perhatian khusus Pemkot Probolinggo.
“Kenaikan debit air hari ini paling tinggi dibanding kemarin-kemarin, dan debit air mencapai 180 meter,” ujar Wali Kota Habib Hadi kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo.
Habib Hadi menambahkan, banjir kiriman dari lereng gunung bromo, dan tersumbatnya aliran sungai akibat sampah dan ada dam yang tidak berfungsi menjadi pemicu terjadinya banjir di Kota Probolinggo, dan Pemkot Probolinggo responsif melakukan pembersihan aliran sungai serta perbaikan dam secepatnya.
“Saya mempelajari potensi penyebab banjir selain (kiriman air) dari atas, sehingga kami tahu apa yang bisa diminimalisir. Contohnya jika ada sampah kayu segera diangkat, ada kerusakan segera diperbaiki. Dan saat saya turun melihat kondisi sungai saat meluap, alhamdulillah air lancar,” tambahnya.
Meski air kiriman dari wilayah atas cukup tinggi, Habib menegaskan bahwa aliran sungai di wilayah Kota Probolinggo aman
“Sudah bagus di sini, sampah juga sudah diangkat. Untuk masyarakat ayo bersama-sama jaga kebersihan sungai jangan sampai ada sumbatan-sumbatan, agar tidak terjadi banjir lagi,” tutupnya. (wil/gus).



















