Reporter: Albar
Editor : Memey Mega
Malang, kabarpas.com – Selain Mahasiswa yang tidak terlepas dari tri darma perguruan tinggi, dosen juga menjalankan program mengabdi, hal ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan salah satunya Prof. Dr. Haryono Suyono, M. A., Ph.D. Ketua Dewan Pakar Kemaritiman Desa PDTT, RI
Sambut rektor Universitas Brawijaya (UB), bukan hanya pada mahasiswa yang harus mengabdi, tapi institusi juga punya peran penting dalam pengabdian. Ungkapnya pada wartawan saat ditemui usai kegiatan diskusi publik Program Pengabdian kepada Masyarakat dalam Rangka Percepatan Desa Mandiri di Era Industri 4.0 di lt 6 rektorat UB pada Kamis 4/4/19
“UB sudah ada program pengabdian yakni Program Doktor mengabdi dan institusi mengabadi, selebihnya akan kami kembangkan program ini” tambahnya
Program pengabdian ini bukan hanya di wilayah Jawa Timur, akan tetapi seluruh Indonesia terutama pada wilayah terpencil, tertinggal, terpinggirkan dan terisolir (4T) dan wilayah perbatasan.
Saat ini sudah berjalan, baik itu program doktor mengabdi atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik namun kami akan tetap melihat potensi pengembangan programnya. Program ini mendapat langsung subsidi dari Kementerian Desa. Lanjut Rektor UB
Program tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Desa lewat Ketua Dewan Pakar Kemaritiman Desa PDTT, RI (Prof. Dr. Haryono Suyono, M. A., Ph.D)
Disarankan kepada UB agar program ini bukan hanya pada daerah 4T, akan tetapi memperhatikan usia para tenaga pengajar yang sudah lanjut dan ingin pulang kampung untuk tetap menjalankan program pengabdian tersebut.
“Dosen dan mahasiswa dalam KKN tidak harus selamanya menjadi pekerja, tapi bisa sebagai konsultan program Desa. Tutup Haryono Suyono















