Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Ratusan suku tengger lereng Gunung Bromo Probolinggo, menggelar doa bersama, di halaman Hotel Sukapura Permai, tepatnya di Desa/Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Rabu (13/02/2019).
Yang menarik dari giat bertajuk “Doa bersama Rajabiyah” ini, yaitu diikuti ratusan elemen masyarakat dan keaneka ragaman agama.
Kegiatan yang mencerminkan keaneka ragaman budaya dan agama, bisa menjaga persatuan ini mendapat apresiasi dari anggota DPR RI, Hasan Aminuddin, dan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.
Di hadapan ratusan warga suku Tengger, Hasan Aminudin berpesan, kesatuan persatuan yang sudah tercipta di kawasan Tengger agar senantisa terjaga dengan baik dan wajib dipertahankan.
Doa bersama lintas agama ini sangat bermanfaat untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
“Ini bentuk toleransi beragama, kebersamaan tanpa ada perbedaan yang harus dipertahankan, sehingga ini merupakan cermin kehidupan yang rukun sesungguhnya,” tutur Hasan Aminuddin.
“Dengan hidup rukun, damai akan menpermudah menuju masyarakat bermartabat dan Rahmatan lilalamin,” sambungnya.
Sementara itu, kepada wartawan kabarpas.com, Camat Sukapura, Yulius Christian menjelaskan, kegiatan ini sebagai simbul ke bhinekaan warga tengger.
Berbagai Suku, Agama, (Islam, Kristen, Hindu, Budha) hidup rukun tanpa ada perbedaan.
Tentang Rajabiyah, kebetulan saat ini memasuki bulan Rajab, yaitu bulan instruspeksi yang sebentar lagi datang bulan Ramadan .
“Tujuan doa bersama Rajabiyah ini agar warga Sukapura, Probolinggo dan Indonesia senantiasa damai, apalagi bulan mendatang bangsa ini punya hajat besar yaitu Pilpres dan Pileg,” tutup Yulius. (wil/gus).



















