Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota Pasuruan kembali merotasi jajaran pejabatnya. Tak kurang sebanyak 139 orang dimutasi. Mereka terdiri dari 6 pejabat tinggi pratama, 36 orang pejabat administrator, serta 95 orang pejabat pengawas. Sementara 1 orang merupakan pejabat fungsional yang diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPT Puskesmas. Selain itu, 1 orang lainnya diplot sebagai Direktur PDAM Tirta Umbulan. Mereka semua dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) pada Kamis (30/4) di Gedung Kesenian Darmoyudo.
Beberapa nama tercatat mengisi pos baru untuk jabatan tinggi pratama atau eselon II. Rudiyanto mengisi jabatan baru pada Staf Ahli Sosial dan Budaya, Sahari Putro dilantik sebagai Kepala Dinas P3AKB. Sementara Yudi Andi Prasetya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, menggantikan Kokoh Arie Hidayat yang kini beralih sebagai Kepala Bapperida. Rotasi juga terjadi pada tampuk kepemimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, di mana Lucky Danardono didapuk sebagai Kepala Disperindag. Posisi Lucky sendiri digantikan oleh Siti Rochana. Terdapat pula nama Yudi Wibowo yang menjabat Direktur PDAM Kota Pasuruan
Wali Kota Pasuruan setelah prosesi pelantikan, menghimbau kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik untuk selalu peka terhadap perkembangan zaman, khususnya berkaitan dengan reformasi birokrasi. Mas Adi menginginkan para pejabat ini untuk selalu responsif, adaptif, dan inovatif.
“Hari ini kita dihadapkan dengan tantangan-tantangan baru Mulai dari pengurangan TKD, pembaruan regulasi, yang harus kita respon dengan cepat beradaptasi. Problem sosial masyarakat juga harus kita tanggapi” himbaunya.
Sikap tersebut harus ditekankan untuk mendukung komitmen melayani publik dengan prima. Terlebih, menurut Mas Adi saat ini masyarakat aktif mengambil peran sebagai citizen journalism, yang ketika terdapat permasalahan dalam layanan pemerintah, akan cepat disuarakan.
“Ini yang harus direspon, utamanya pada jajaran tingkat terbawah untuk membangun komunikasi dengan masyarakat serta memetakan persoalan dasar” imbuhnya
Hal tersebut juga menjadi dasar pertimbangan pihaknya untuk merombak formasi mengisi banyaknya kekosongan posisi di level kelurahan.
Sementara, kepada Direktur PDAM yang baru, Mas Adi menaruh harapan besar untuk peningkatan kualitas layanan. Mas Adi menilai, peningkatan kinerja amat sangat ditunggu oleh masyarakat Kota Pasuruan yang banyak memanfaatkan layanan PDAM.
“Update teknologi untuk menunjang kinerja kita, baik teknis maupun administrasi. Kepuasan pelanggan adalah di atas segalanya tanpa mengesampingkan kesejahteraan pegawai” ucap Mas Adi.
Wali Kota juga berpesan agar para pejabat yang telah dilantik untuk benar-benar menjalankan amanah dengan penuh perhatian, komitmen, dan rasa tanggung jawab.
“Harus dijiwai, karena konsekuensi pelaksanaan jabatan bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat, namun juga Tuhan Yang Maha Esa” pungkasnya.

















