Jember, Kabarpas.com – Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Jember menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ketua DPD PAN Jember, Abdus Salam ini menjadi momentum pergantian kepengurusan sekaligus penguatan peran generasi muda dalam politik.
Musda yang digelar setiap lima tahun tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi kepemimpinan, tetapi juga mempererat solidaritas antar anggota organisasi sayap partai berlambang matahari terbit itu. BM PAN sendiri merupakan wadah kaderisasi anak muda PAN yang telah berdiri sejak Agustus 1998.
Ketua DPD PAN Jember, Abdus Salam menegaskan pentingnya peran BM PAN sebagai tempat menempa kapasitas generasi muda. Ia mendorong kader muda untuk tidak ragu tampil dan berkarya di dunia politik.
“BM PAN ini tempatnya anak muda berproses. Banyak tokoh besar lahir dari sini, seperti Yandri Susanto yang kini menjadi Menteri Desa, dan di tingkat pusat BM PAN dipimpin oleh Pasha Ungu,” ujar pria dengan panggilan Cak Salam itu.
Cak Salam berharap kader BM PAN Jember mampu mengikuti jejak tokoh-tokoh nasional tersebut, setidaknya dengan berkontribusi di level daerah.
“Saya harap dari BM PAN Jember ada yang sukses jadi DPR minimal di daerah. Meski masih muda, jangan minder,” pesannya.
Dalam Musda tersebut, Dedi Rediansyah terpilih sebagai Ketua BM PAN Jember periode 2026–2031. Dedi mengaku penunjukan ini menjadi pengalaman pertamanya memimpin organisasi kepemudaan.
Ia menyatakan antusiasmenya memimpin organisasi yang diisi mayoritas kalangan milenial dan generasi Z. Ke depan, ia ingin menjadikan BM PAN sebagai ruang utama bagi anak muda untuk berkarya sekaligus memperkuat regenerasi politik di tubuh PAN.
“Ini pengalaman pertama saya menjadi ketua BM PAN Jember. Harapannya, BM PAN bisa menjadi rumah bagi milenial dan gen Z untuk berkarya, sekaligus mendorong regenerasi politik agar PAN semakin maju dan mapan,” kata Dedi.
Menurutnya, tidak ada target khusus yang dibebankan oleh partai. Namun, ia berkomitmen menyiapkan kader-kader muda yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dan membawa organisasi ke arah yang lebih progresif.
“Gen Z harus berani berpolitik untuk melanjutkan estafet kepemimpinan PAN ke depan,” pungkasnya. (dan/ian).

















