Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 6 Mar 2026

Ketua DPRD Trenggalek Sebut Pembangunan Kota Atraktif Harus Libatkan Semua Elemen


Ketua DPRD Trenggalek Sebut Pembangunan Kota Atraktif Harus Libatkan Semua Elemen Perbesar

Trenggalek, Kabarpas.com – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi menyebut, salah poin penting dalam mewujudkan konsep Kota Atraktif adalah dukungan dari semua elemen. Baik itu dari kelompok perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan.

Karena, pembangunan tersebut tidak hanya sekedar mempercantik wajah kota, namun merupakan bentuk strategi kota yang kompetitif dan berkelanjutan. Sekaligus menjadi daya ungkit untuk mewujudkan Trenggalek lebih baik lagi.

Hal ini disampaikan Doding sapaan dia saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Kelompok Rentan (Musrena Keren).

“Jadi Pembangunan Kota Atraktif di Trenggalek sudah menjadi komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Pendek Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2027,” ucapnya.

Politisi senior PDI Perjuangan itu menegaskan, pembangunan Kota Atraktif tersebut diimplementasikan dalam konsep membangun yang fokus pada pembanguan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan, ramah lingkungan, serta adaptif terhadap perubahan iklim.

Sehingga, daya tarik kota tidak bisa dibangun secara instan, tapi harus berproses. Mulai dari perencanaan yang matang, penataan ruang publik yang nyaman, termasuk pembangunan pariwisata yang terarah.

“Pembangunan Jota Atraktif itu harus satu untuk semua atau one for all. Artinya konsep itu harus merampungkan semua aspirasi dari masyarakat,” tandasnya.

Ia menyampaikan , ada beberapa titik sasar strategi yang akan menjadi prioritas, antara lain pembangunan Goa Lowo, Pantai Simbaronce, Hutan Kota, Alun-alun, dan lainnya. Pembangunan akan dirancang agar bisa menjadi ruang publik ramah, aman, serta mudah diakses oleh siapapun.

“Tentu ini akan jadi kebanggaan masyarakat. Kalau masyarakat nya bangga tentu akan berdampak pada sisi perekonomian. Tak terkecuali minat berkunjung meningkat dan ekonomi bergerak,” ujarnya.

Oleh karena itu, dalam pembangunan nantinya tidak hanya dominasi pemerintah tapi juga harus melibatkan aspirasi masyarakat. “Hal ini dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan sekaligus sebagai wujud pemerintah hadir di tengah masyarakat,” pungkas Legislator yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek. (gus/ian).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

May Day, Sarbumusi Kabupaten Probolinggo Dorong Perbaikan 8 Sektor

1 Mei 2026 - 17:05

Tak Perlu ke Kota, Warga Jember Kini Bisa Cetak e-KTP Langsung di Kecamatan

1 Mei 2026 - 16:52

May Day di Jember Tanpa Aksi Jalanan, Pemkab Pilih Tasyakuran dan Doa Bersama

1 Mei 2026 - 16:49

Polres Jombang Amankan Dua Pelaku Pengoplosan LPG Bersubsidi Menggunakan Alat yang Dimodifikasi

1 Mei 2026 - 14:39

KKG Multigrade Wonomerto-Sumberasih Perkuat Pola Pikir Bertumbuh Guru

1 Mei 2026 - 08:55

BM PAN Jember Gelar Musda, Cak Salam Dorong Anak Muda Tak Minder Berpolitik

1 Mei 2026 - 08:38

Trending di KABAR NUSANTARA