Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 5 Mar 2026

Program “Di Chating” RSUD Soebandi Tunjukkan Hasil, Puluhan Balita Stunting di Jember Alami Kenaikan Berat Badan


Program “Di Chating” RSUD Soebandi Tunjukkan Hasil, Puluhan Balita Stunting di Jember Alami Kenaikan Berat Badan Perbesar

Kamis, 05 Maret 2026 – 19.36 | 850 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Jember mulai menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah Kabupaten Jember melalui RSUD dr. Soebandi meluncurkan program “Di Chating” (Soebandi Cegah Kecacatan Akibat Stunting) sebagai langkah strategis untuk menekan kasus gizi kronis pada balita.

Program yang diinisiasi Bupati Jember Muhammad Fawait ini dijalankan sebagai proyek percontohan di dua kecamatan, yakni Jombang dan Tanggul, selama tiga bulan. Fokus utama program adalah memberikan intervensi medis dan pemenuhan gizi bagi balita yang terindikasi stunting.

Koordinator Tim Penanganan Stunting RSUD dr. Soebandi, dr. Triwinarno, M.Kes, menjelaskan bahwa kegiatan telah berjalan selama empat minggu dengan melibatkan berbagai unsur tenaga kesehatan, mulai dari dokter spesialis anak, ahli gizi, tenaga medis puskesmas, hingga kader posyandu.

“Sebanyak 161 balita di Kecamatan Jombang yang terindikasi stunting telah menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis anak. Setelah itu dilakukan intervensi dengan pemberian susu formula KPMK bernutrisi tinggi secara gratis,” ujar Triwinarno saat ditemui di Pendopo Kecamatan Jombang, Rabu (4/3/2026).

Susu formula tersebut diberikan sebagai tambahan asupan gizi yang dikonsumsi tiga kali sehari dengan takaran dua sendok makan yang dicampur satu gelas air hangat. Program ini dirancang untuk dikonsumsi secara rutin selama tiga bulan sebagai bagian dari intervensi gizi intensif.

Hasil evaluasi sementara menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Dari total balita yang mendapat intervensi, sekitar 50 persen mengalami peningkatan berat badan signifikan setelah empat minggu konsumsi susu bernutrisi tinggi tersebut.

Pemerintah Kabupaten Jember optimistis hasil tersebut akan semakin meningkat hingga akhir masa program. Jika efektivitasnya terbukti konsisten, program Di Chating direncanakan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Jember.

Langkah percepatan ini dilakukan menyusul data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang menempatkan Jember sebagai daerah dengan prevalensi stunting tinggi di Jawa Timur.

Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keterlibatan tenaga medis hingga kader posyandu membuat penanganan stunting di tingkat masyarakat menjadi lebih terarah.

“Program ini memberi harapan baru bagi masyarakat, terutama keluarga yang memiliki balita dengan risiko stunting,” ujarnya.

Manfaat program juga dirasakan langsung oleh warga. Ana Megawati (23), warga Desa Padomasan, mengaku anaknya yang berusia 3,5 tahun mengalami perubahan setelah mengikuti program tersebut.

“Berat badan anak saya naik dari 7 kilogram menjadi 9 kilogram setelah empat minggu minum susu yang diberikan. Alhamdulillah ada perubahan,” katanya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, program Di Chating diharapkan menjadi model percepatan penanganan stunting di Kabupaten Jember sekaligus memperbaiki kualitas gizi generasi masa depan. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

May Day, Sarbumusi Kabupaten Probolinggo Dorong Perbaikan 8 Sektor

1 Mei 2026 - 17:05

Tak Perlu ke Kota, Warga Jember Kini Bisa Cetak e-KTP Langsung di Kecamatan

1 Mei 2026 - 16:52

May Day di Jember Tanpa Aksi Jalanan, Pemkab Pilih Tasyakuran dan Doa Bersama

1 Mei 2026 - 16:49

Polres Jombang Amankan Dua Pelaku Pengoplosan LPG Bersubsidi Menggunakan Alat yang Dimodifikasi

1 Mei 2026 - 14:39

KKG Multigrade Wonomerto-Sumberasih Perkuat Pola Pikir Bertumbuh Guru

1 Mei 2026 - 08:55

BM PAN Jember Gelar Musda, Cak Salam Dorong Anak Muda Tak Minder Berpolitik

1 Mei 2026 - 08:38

Trending di KABAR NUSANTARA