Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Probolinggo · 28 Des 2015

Cerita Mehdinsareza, PNS yang Dapat Beasiswa Kuliah di Erasmus University Rotterdam Belanda


Cerita Mehdinsareza, PNS yang Dapat Beasiswa Kuliah di Erasmus University Rotterdam Belanda Perbesar

Oleh: Samsul Hidayat, Probolinggo

Probolinggo (Kabarpas.com) – MESKI usianya masih tergolong muda. Namun, prestasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) satu ini cukup cemerlang. Dia terpilih menjadi salah satu PNS yang dikirim untuk kuliah S2 di Eramus University Rotterdam Belanda melalui beasiswa dari Bappenas.

Dia adalah Mehdinsahreza, salah satu staf di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo. Senin, (28/12/2015) siang tadi, Kabarpas.com menemui PNS yang dikenal aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten setempat.

Saat itu Mehdinsahreza, sedang sibuk menyiapkan salah satu kegiatan di KNPI, yakni persiapan gelaran Gerak Jalan Tradisional (Getras) Paiton-Probolinggo. Namun, di sela-sela kesibukannya tersebut, wartawan Kabarpas.com mendapat kesempatan untuk berbincang-bincang secara langsung dengan Reza seputar pengalamannya mendapat beasiswa studi S2 di Belanda.

PNS yang akrab disapa Reza ini pun bercerita, mengenai awal mula dirinya mendapat beasiswa tersebut. Ia mengatakan, pada 2012 lalu dirinya sengaja melakukan browsing internet untuk mendapatkan informasi beasiswa.

Ternyata setelah itu dilakukan, ia menemukan adanya informasi beasiswa dari Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana Bappenas (Pusbindiklatren). Karena informasi tersebut, akhirnya ia kemudian mencoba untuk langsung mendaftarkan diri.

Namun, sayang setelah melalui tahapan tes, ternyata ia dinyatakan tidak lolos administrasi. “Pertama gagal karena administrasi syaratnya menimal 2 tahun jadi PNS,” kata Reza sambil tersenyum.

Meski saat itu dirinya sudah dinyatakan tidak lolos. Namun, hal itu tak membuat dirinya patah semangat. Sebab di tahun 2013 kemudian, ia mencobanya kembali dengan mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) dan tes Toefl.

“Alhamdulillah, pada tes yang kedua ini saya dinyatakanlolos dan pada Maret 2013. Saya harus menempuh pendidikan pasca sarjana selama 1 tahun, di Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi,” ujarnya.

Barulah satu tahun kemudian, yaitu di bulan September 2014 ia melanjutkan studinya ke Belanda. “Saya transfer ilmu ke Institut of Sosial Studies of Erasmus University Rotterdam), sekolah ini juga dulunya merupakan sekolahnya Mohammad Hatta,” katanya.

Nah, pada Oktober 2015 lalu, ia menyelesaikan pendidikan S2-nya di Belanda dan meraih gelar MA.inDev (Master of art Development). Ia mengaku, kalau saat itu dirinya mengambil tesis dengan memilih objek kemiskinan dan upah minimum di pulau Jawa tahun 2001 hingga tahun 2012.

“Alhamdulillah September 2015 selesai, dan kembali ke Indonesia tinggal menunggu wisuda pada Februari mendatang,” ujarnya.

Pria yang saat ini menjadi staf di bidang data pelaporan pada Bappeda ini, dinilai memiliki prestasi yang begitu fantastis. Pasalnya, ia terpilih menjadi salah satu dari belasan PNS, yang dikirim ke Belanda melalui beasiswa dari Bappenas.

Menurutnya, di sana ia tidak hanya belajar saja, Reza juga mengikuti organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) yang digagas oleh Mohammad Hatta. Dari PPI ini, Reza selalu update dan mendapatkan informasi sekolah Indonesia Netherland.

Meski letaknya di Belanda. Akan tetapi, kata Reza sekolahnya itu menggunakan kurikulum Indonesia. Bahkan, saat itu Reza sempat menjadi Lunch supervisor. “Di sana ada pepustakaan pribadi di setiap kelasnya, dan juga LCD proyektor,” pungkasnya. (***/abu).

Artikel ini telah dibaca 163 kali

Baca Lainnya

Calon Ombudsman RI Ini Rupanya Sosok Marhaenis

16 Januari 2026 - 08:09

Watu Ulo Jember, Pesona Alam dalam Balutan Cerita Mistis Sang Naga

15 Oktober 2025 - 18:15

Dari Hobi Masak, Hasilkan Cuan dengan Usaha Dimsum

11 Mei 2025 - 15:44

Arifma MC Resmi Menjadi Bagian dari Hipapi Indonesia

8 Desember 2024 - 21:34

Lebih Dekat dengan Adinda Denisa, Bendahara Umum HIPMI Kota Pasuruan yang Kini Jadi Pimpinan Dewan Termuda

6 Oktober 2024 - 11:48

Berkah Agustusan, Persewaan Kostum Karnaval di Pasuruan Banjir Pesanan

15 Agustus 2024 - 22:01

Trending di Berita Pasuruan