Travel Haji dan Umrah Indonesia Sambut Baik Aturan Vaksinasi Arab Saudi

Surabaya, Kabarpas.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengharuskan para jamaah haji dan umrah mendapatkan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan sebelum berangkat ke tanah suci Mekkah, terutama soal vaksinasi.

Amien Balubaid Wakil Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) menyampaikan, hal itu dilakukan dalam upaya mencegah tertularnya virus saat kembali ke Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji atau umrah di Arab Saudi. Mengingat Indonesia merupakan negara penyumbang jamaah haji dan umrah terbesar.

“Pemerintah arab saudi melalui kementarian haji beberapa waktu lalu, menghimbau jamaah umrah untuk vaksinasi sebelum keberangakatan ke tanah suci. Selain itu jamaah begitu hadir di Arab Saudi akan diswab sebelum dan sesudah menjalankan ibadah umrah dan ketika pulang juga akan kembali diwab,” ungkap Amien yang juga Owner Balubaid Travel saat dikonfirmasi Kabarpas.com, Jumat (15/1/2021).

Pemerintah Arab Saudi sendiri telah membuat peraturan bahwa vaksinasi wajib dilakukan semua warga asing sebelum berkunjung ke sana. Antara lain vaksin meningitis, vaksin polio, juga vaksin yellow fever. Kebijakan peraturan pemerintah Arab Saudi ini juga dikuatkan oleh rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO).

Dikutip dari Kompas.com selain vaksin Covid, Vaksin yang sangat diwajibkan saat ini adalah vaksinasi meningitis. “Dan yang sangat dianjurkan selanjutnya adalah influenza,” ujar Muhammad Ilyas Ketua Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (PERDOKHI) sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Amien Balubaid menambahkan, vaksinasi dilakukan guna menjaga imunitas jamaah dari penyebaran virus penyakit tertentu. Hal itu untuk antisipasi para jamaah Indonesia yang akan bertemu dengan jamaah yang berasal dari negara-negara lain, karena berkemungkinan memiliki endemi penyakit tertentu.

“Pemerintah Arab Saudi sangat protektif dan steril menjaga jamaah umrah, baik warga asing maupun warga Saudi itu sendiri. Untuk itu, saya berharap bagi calon jamaah mematuhi aturan untuk menjaga kebaikan bersama,” pungkasnya. (yan/tin).