Reporter: Emen Sugeng Hariyono
Editor: Ian Arieshandy
Pasuruan, Kabarpas.com – Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Wironini, Kota Pasuruan pada Jumat (27/02/2026). Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang berada pada kategori Desil 1 dan 2 (masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah). Program ini disalurkan melalui kementerian terkait guna memastikan pemerataan kualitas pendidikan hingga ke tingkat daerah.
Khusus untuk proyek Sekolah Rakyat (SR) Jatim 3, pembangunan ini akan menaungi lima sekolah rakyat yang tersebar di beberapa kota dan kabupaten di Jawa Timur. Nilai investasi yang dikucurkan pun tidak main-main, yakni mencapai Rp1,19 triliun.
Didampingi jajaran Forkopimda, Wali Kota yang akrab disapa Mas Adi ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal proyek pusat tersebut.
”Hari ini bersama Forkopimda melihat proyek PSN. Kita di daerah mendukung penuh proyek tersebut agar segera tercapai dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Mas Adi di sela-sela peninjauan lokasi.
Selain sektor pendidikan, Mas Adi mengapresiasi dampak positif pembangunan ini terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Kehadiran proyek berskala nasional ini terbukti mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Kelurahan Purworejo dan sekitarnya.
”Kita bersyukur dengan adanya PSN ini, warga sekitar banyak yang bekerja di proyek ini. Hal ini tentu sangat membantu perekonomian rakyat,” imbuhnya.
Di akhir kunjungannya, Mas Adi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mensukseskan program pendidikan yang dikhususkan bagi masyarakat miskin ekstrem ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan demi masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
”Mari kita dukung bersama program nasional ini demi pendidikan anak-anak kita, khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan agar mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak,” pungkasnya. (emn/ian).



















