Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 15 Mar 2026

Tinjau Pabrik Jepang di Jember, Fawait Mulai Tinggalkan Mobil Dinas Pribadi


Tinjau Pabrik Jepang di Jember, Fawait Mulai Tinggalkan Mobil Dinas Pribadi Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Bupati Jember Muhammad Fawait melakukan kunjungan kerja ke PT Nankai Indonesia, perusahaan industri kayu asal Jepang yang berlokasi di Desa Garahan, Kecamatan Silo, pada Sabtu (14/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung aktivitas produksi sekaligus meninjau kontribusi investasi perusahaan terhadap perekonomian daerah.

PT Nankai Indonesia merupakan perusahaan penanaman modal asing yang bergerak di bidang industri pengolahan kayu. Perusahaan ini tercatat telah menanamkan investasi sekitar 10 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp150 miliar di Jember.

Dalam operasionalnya, perusahaan tersebut mempekerjakan sekitar 250 tenaga kerja. Sebagian besar pekerja,sekitar 80 persen, merupakan warga lokal Jember, terutama dari wilayah sekitar Kecamatan Silo.

Fawait menilai keberadaan investasi seperti PT Nankai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain membuka lapangan pekerjaan, industri ini juga berkontribusi terhadap pengembangan sektor kehutanan rakyat, khususnya komoditas kayu sengon yang menjadi bahan baku utama.

“Investasi menjadi salah satu kunci untuk mengurai kemiskinan di Jember selain belanja pemerintah. Karena itu kami ingin memastikan Jember semakin ramah terhadap investor,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah mendorong penyelesaian regulasi tata ruang melalui Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Menurutnya, kepastian regulasi tersebut penting untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif di Jember.

PT Nankai Indonesia sendiri memiliki beberapa fasilitas produksi di Jawa Timur, selain di Jember juga di Gresik dan Lumajang. Ekspansi industri ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kayu, khususnya sengon, bagi pasar Jepang serta memperluas distribusi ke pasar Eropa dan Amerika.

Di sela kunjungan tersebut, ada pemandangan berbeda dari rombongan pemerintah daerah yang datang ke lokasi pabrik. Jika biasanya pejabat daerah menggunakan kendaraan dinas masing-masing, kali ini Fawait bersama para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) berangkat bersama menggunakan satu kendaraan minibus jenis Hiace.

Menurut Fawait, cara tersebut sengaja dilakukan sebagai bentuk efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan pemerintah daerah. Ia menyebut langkah itu juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penghematan energi di tengah ketidakpastian global, termasuk dampak gejolak geopolitik di Timur Tengah terhadap harga minyak dunia.

“Kami datang rombongan, tidak sendiri-sendiri. Ini bagian dari efisiensi sesuai arahan Presiden. Situasi global membuat harga minyak berpotensi fluktuatif, sehingga kita harus lebih bijak dalam penggunaan BBM,” ujar Fawait.

Ia menilai pemerintah daerah perlu memberikan contoh dalam penghematan energi, termasuk dengan mengurangi penggunaan kendaraan dinas secara terpisah dalam kegiatan dinas. Langkah sederhana tersebut, menurutnya, bisa menjadi bagian dari upaya efisiensi anggaran sekaligus pengendalian konsumsi energi. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Lintasan & Tantangan Baru di Arjuno Bike Park, Para Downhiller Elite Kencangkan Ambisi!

9 Oktober 2026 - 14:11

Enam Pebalap Astra Honda Siap Melesat di IM4AC Mandalika

9 Oktober 2026 - 07:54

Sudah Sembuh, Tak Perlu Bingung Pulang, Jember Punya Mobil Cinta

8 Oktober 2026 - 17:18

Punya PMI Terbesar di Jatim, Jember Dipilih Kementerian untuk SMK Go Global 

8 Oktober 2026 - 11:48

PIM Pharmaceuticals Resmikan Fasilitas Produksi Eksipien Pharma Grade 

8 Oktober 2026 - 11:03

Baznas Kabupaten Probolinggo Perkuat Pencegahan ATM Bagi Kader Posyandu

8 Oktober 2026 - 10:45

Trending di Kabar Probolinggo