Reporter: Emen Sugeng Hariyono
Editor: Ian Arieshandy
Pasuruan, Kabarpas.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah lereng Gunung Bromo mengakibatkan bencana tanah longsor di Dusun Krajan, Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan pada Senin (02/03/2026) sore.
Tebing yang ambrol tersebut menutup akses jalan utama dan menimpa sedikitnya tiga unit mobil yang sedang melintas. Meski material longsoran cukup besar, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Warga setempat bersama petugas segera bergerak cepat melakukan evakuasi untuk menolong para penumpang yang terjebak di dalam kendaraan.

Mengingat besarnya volume material longsor yang menutup badan jalan, evakuasi secara manual dinilai tidak efektif. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi untuk mengerahkan alat berat ke lokasi.
”Kami akan menggunakan alat-alat berat milik Pemda untuk segera mengatasi longsoran. Kondisi longsor cukup besar, sehingga penanganan secara manual tidak mungkin dilakukan secara maksimal,” ujar Sugeng saat dikonfirmasi pada Selasa (03/03/2026).
Hingga Selasa pagi, ratusan warga Desa Ngadiwono terpantau tetap bahu-membahu melakukan kerja bakti. Dengan alat seadanya, mereka berupaya membersihkan sisa-sisa tanah dan batang pohon yang melintang di jalan provinsi jurusan Tosari–Nongkojajar tersebut agar akses jalan setidaknya dapat segera dilalui kembali.
Saat ini, jalur tersebut masih mengalami kendala operasional total. Pengguna jalan diimbau untuk mencari jalur alternatif hingga proses pembersihan material oleh alat berat selesai dilakukan. (emn/ian).



















