Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 25 Feb 2026

Tanggapi Laporan Warga Via Sosmed, Gus Bupati Besuk Warga Lansia Penderita Paralisis di Tanjungkenongo


Tanggapi Laporan Warga Via Sosmed, Gus Bupati Besuk Warga Lansia Penderita Paralisis di Tanjungkenongo Perbesar

Mojokerto, Kabarpas.com – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, membesuk seorang warga lansia yang tengah menderita kelumpuhan/paralisis di Desa Tanjungkenongo Kecamatan Pacet, Selasa (24/2/2026) siang. Besukan tersebut dilaksanakan setelah Gus Bupati, sapaan Bupati Albarra, mendapat laporan dari warga melalui sosial media tiktok dan instagram.

Warga lansia yang dibesuk itu bernama Misnah, penderita paralisis yang melewati kesehariannya sebatang kara, karena ia tak lagi memiliki keluarga. Melalui giat Besukan itu pula, Gus Bupati mengetahui bahwa selama sakit, bu Misnah dirawat oleh para tetangganya beserta Pemerintah Desa Tanjungkenongo.

“Beliau ini dirawat oleh tetangga-tetangganya, oleh masyarakat desa dan pemerintah desa, pengecekan kesehatan juga terus dilakukan aktif,” tutur Gus Bupati.

Lebih lanjut, pada giat yang turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Tri Raharjo itu, dapat diketahui pula bahwa bu Misnah mendapatkan beberapa bantuan sosial dari pemerintah, baik itu dari Pemkab Mojokerto maupun dari program Kementerian.

Tercatat bu Misnah termasuk pada penerima bantuan sosial dengan kategori desil 1, yang membuatnya berhak menjadi penerima prioritas bantuan sosial, baik itu program keluarga harapan (PKH) maupun program kartu Indonesia sehat (KIS). Hal ini seperti arahan Gus Bupati pada sesi doorstopnya.

“Beliau masuk desil 1, sehingga menerima PKH, program sembako, dan juga KIS,” jelasnya.

Selain memantau keadaan dan kondisi kesehatan, Gus Bupati turut mengimbau agar bu Misnah dirujuk ke fasilitas kesehatan yang disediakan oleh Pemkab Mojokerto. Namun imbauan tersebut tampaknya disanggah secara halus oleh para warga dan tetangga yang membantu mengurus bu Misnah. Bukan karena tidak ingin, hanya saja melihat kondisi bu Misnah yang cukup memprihatinkan membuat para warga tak tega sehingga mereka lebih memilih untuk membantu mengurus kesehatan bu Misnah di kediamannya yang terlihat sangat sederhana itu.

“Ketika kami tawarkan untuk dibawa ke UPT kami (Puskesmas & RSUD), masyarakat menginginkan tetap berada disini dan dirawat oleh masyarakat sekitar, juga oleh pemerintah desa,” tandas Gus Bupati. (Har/Ian).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Di Forum Pemuda, Fawait Paparkan Strategi Atasi Kemiskinan dan Perbaiki Pendidikan di Jember

7 Maret 2026 - 20:32

Siapkan Masa Depan PTNU, LPT PBNU Gelar Seminar dan Anugerah Pendidikan Tinggi 2026 di UNUSA

5 Maret 2026 - 21:22

Tiket Pesawat Mudik Lebaran Turun, Pemkab Jember Siap Layani Lonjakan Penumpang

5 Maret 2026 - 19:51

Program Mobil Home Care “Gus Bupati” Segera Meluncur, Dinkes Matangkan Sistem Layanan

5 Maret 2026 - 19:45

Pemerintah Turun Tangan, Warga Panti Dapat Bantuan Setelah Banjir Bandang

5 Maret 2026 - 19:43

Bupati Fawait Umumkan Program Pemasangan Meteran Listrik Gratis untuk Warga Jember

5 Maret 2026 - 19:38

Trending di Peristiwa