Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 7 Mar 2026

Tambahan Ratusan Ribu Liter BBM Masuk Jember, Bupati Fawait Minta Warga Tetap Tenang


Tambahan Ratusan Ribu Liter BBM Masuk Jember, Bupati Fawait Minta Warga Tetap Tenang Perbesar

Sabtu, 07 Maret 2026 – 12.27 | 714 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Setelah beberapa hari terakhir memantau situasi bahan bakar minyak (BBM) dari jarak jauh, Bupati Jember Muhammad Fawait akhirnya menyampaikan langsung kondisi pasokan energi di daerahnya dari Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (7/3/2026).

Di hadapan jajaran kepolisian, Pertamina, Hiswana Migas, serta sejumlah organisasi perangkat daerah, Fawait menegaskan bahwa stok BBM di Kabupaten Jember berada dalam kondisi aman, bahkan cenderung melimpah.

Statement itu disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar untuk merespons lonjakan pembelian BBM di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir. Antrean kendaraan sempat muncul setelah beredarnya isu global mengenai potensi gangguan distribusi minyak dunia.

“Stok BBM kita aman, bahkan melimpah. Masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” ujar Fawait.

Menurutnya, laporan dari Pertamina menunjukkan pasokan BBM ke wilayah Jember justru terus ditambah untuk menjaga stabilitas distribusi. Pada Jumat (6/3/2026) Jember menerima tambahan sekitar 100 ribu liter BBM. Sehari kemudian, Sabtu (7/3/2026), pasokan kembali ditingkatkan sekitar 300 ribu liter.

Tambahan tersebut, kata Fawait, diproyeksikan mampu menjaga ketersediaan bahan bakar hingga masa mudik dan Hari Raya Idul Fitri mendatang.

“Kami pastikan stok mencukupi sampai lebaran, bahkan setelahnya pun tetap tersedia,” katanya.

Lonjakan pembelian BBM beberapa hari terakhir sempat memicu antrean di sejumlah SPBU, terutama di kawasan perkotaan. Namun berdasarkan pemantauan pemerintah daerah, tren pembelian mulai menurun dan kembali mendekati pola konsumsi normal.

Di beberapa SPBU di pusat kota, antrean kendaraan masih terlihat, meski tidak sepanjang sebelumnya. Sementara di wilayah pinggiran dan kecamatan luar kota, antrean relatif lebih singkat dan sebagian besar masih berada dalam area SPBU.

Untuk memastikan distribusi tetap terkendali, Pemerintah Kabupaten Jember bersama Polres Jember, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan akan melakukan pengawasan langsung di lapangan.

Pengawasan ini juga ditujukan untuk mengantisipasi praktik penimbunan atau pembelian BBM dalam jumlah besar oleh oknum tertentu yang kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

“Kalau ada yang membeli dalam jumlah besar dengan tujuan menimbun atau mempermainkan harga, tentu akan kami tindak bersama aparat penegak hukum,” kata Fawait tegas.

Pemerintah daerah juga memantau harga BBM di tingkat pengecer. Bersama aparat kepolisian hingga tingkat polsek, tim pemantau akan memastikan tidak ada praktik kenaikan harga yang tidak wajar di lapangan.

Fawait mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum tentu benar. Menurutnya, situasi pasokan BBM di Jember sejauh ini tetap stabil dan tidak terpengaruh secara langsung oleh dinamika global.

“Yang terpenting masyarakat tetap tenang dan menjalani aktivitas seperti biasa. Apalagi ini bulan Ramadan, mari kita jaga suasana tetap kondusif,” tandasnya. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Gema Sadhana Akan Gelar Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia

15 April 2026 - 23:20

Wagub Jatim Pantau Stok Elpiji di Pasuruan, Warga Diimbau Beli Pakai KTP

15 April 2026 - 22:46

Kader NasDem se-Kota Probolinggo Protes Pemberitaan Majalah Tempo

15 April 2026 - 16:58

IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Pendidikan Anak Usia Dini

15 April 2026 - 16:34

Genio Ride & Chill City Rolling, Ajak Anak Muda Surabaya Tampil Stylish Sambil Jelajahi Ikon Kota dengan #Cari_Aman

15 April 2026 - 16:16

Pengundian “Untukmu Konsumen Honda” Periode Maret Digelar di Roxy Square Jember, Jadi Penutup Program UKH 2026

15 April 2026 - 09:38

Trending di KABAR NUSANTARA