Syahdunya Malam Tahun Baru

Oleh : Miftahul Khoiri

KABARPAS.COM – DIKEINDAHAN malam yang begitu syahdu dan begitu indah ditemani gemerlap bintang penuh pesona serta sinar rembulan yang bersinar tanpa tertutup awan sedikitpun. Riyan bersama empat sahabatnya mengajak masing-masing teman wanitanya untuk pergi pada malam pergantian tahun di kota Batu, Riyan mengajak Dini untuk bersama menikmati malam pergantian tahun, Alasan Riyan mengajak Dini adalah karena Dini teman curhat Riyan dan Dini juga sendirian di Kosnya, karena teman-teman kos Dini, semuanya pergi bersama pasangan masing-masing. Sebelumnya Dini menyampaikan pada Riyan, kalau ingin keluar untuk pergantian tahun baru, Dia ingin ikut karena Dia sendirian di kos, dan Riyan menyanggupinya.

Mereka semua dengan mengendarai motor masing-masing ketempat yang telah ditentukan yaitu balai Kota Batu, karena disana akan diadakan konser musik dengan bintang tamu dari Ibukota dan akhirnya mereka semua telah sampai ditempat konser tepat pukul 10 malam. Mereka menikmati konser musik tersebut, dan tanpa sadar pembawa acara menyampaikan bahwa waktu pergantian tahun baru kurang 5 menit lagi dan akhirnya setelah waktu kurang 10 detik, mereka dan semua penonton yang dipandu pembawa acara menghitung mundur waktu pergantian, dan tepat 00.00 terompet, sirine dan klakson saling bersautan berbunyi serta gemerlap kembang api yang begitu meriah diatas langit menghiasi pergantian tahun. Selesai acara pergantian malam tahun baru Riyan mengajak sahabat-sahabatnya untuk pulang, tapi Roni tidak mau dan mengajak untuk istirahat di villa dekat sana yang telah disewanya untuk melanjutkan pesta malam tahun baru tersebut.

Riyan tidak menyetujui ajakan tersebut, karena kwatir Dini tidak mau, karena Riyan telah berjanji jika selesai acara pergantian langsung pulang, namun Dini tidak keberatan untuk ikut bersama lainnya ke villa, karena alasan Dini jika pulang hanya berdua takut ada apa-apa, karena jalan yang mereka lalui untuk pulang sepi dan banyak anak-anak muda yang konvoi.

Setelah sesampainya di villa Roni menunjukkan tempat tidur masing-masing dan dia mengatakan bahwa tempat tidur tersebut disiapkan untuk setiap pasangan. Riyan dan Dini merasa bingung dengan keputusan Roni tersebut, namun sahabat-sahabatnya malah menyetujui keputusan Roni tersebut, dan akhirnya Riyan mempersilahkan Dini untuk kekamar yang telah disiapkan, sementara Riyan duduk di depan villa tersebut sambil menikmati malam, namun ketika menikmati udara diluar, datanglah Roni dan menyodorkan bungkusan yang setelah dilihat ternyata berisi obat dan sebuah bungkusan yang kenyal seperti balon, Riyan lalu bertanya pada Roni untuk apa semua ini dan Roni mengatakan bahwa ini untuk acara pesta pernyataan cinta atas keseriusan sebuah hubungan.

Waktu telah menunjukkan pukul 2 pagi, dan rasa kantuk menyelimuti Riyan, pada akhirnya Riyan masuk ke kamar yang telah ditempati Dini, setelah Riyan membuka pintu kamar, Dini kaget dan langsung bangun karena kehadiran Riyan, namun Riyan segera menenangkan Dini agar tidak panik dan Riyan menyampaikan bahwa Dia tidak seperti sahabat-sahabatnya karena dimata Riyan, Dini adalah wanita yang Dia hormati dan hargai, dan Riyan tidak akan menyentuh Dini sedikit pun, Namun Dia hanya ingin meminjam bantal pada Dini dan tidur dibawah Rajang. (***).

————————————————————-

*Miftahul Khoiri, M.Pd merupakan Dosen Pendidikan Matematika, Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Wiranegara, Dan selain menjadi Dosen Penulis juga aktif di KADIN UMKM Kabupaten Pasuruan dengan Jabatan Sebagai Bidang Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan. Alamat email : miftah.mipa@gmail.com.

___________________________________

*Setiap Minggu Kabarpas.com memuat rubrik khusus “Nyastra”. Bagi Anda yang memiliki karya sastra, baik berupa cerita bersambung (cerbung), cerpen maupun puisi. Bisa dikirim langsung ke email kami: redaksikabarpas@gmail.com.