Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 27 Apr 2024 11:43 WIB ·

Surya Buka Festival Tari Gubang Tingkat SD dan SMP Negeri/Swasta se-Kabupaten Asahan


Surya Buka Festival Tari Gubang Tingkat SD dan SMP Negeri/Swasta se-Kabupaten Asahan Perbesar

Asahan, Kabarpas.com – Sebanyak 14 Tim yang berasal dari jenjang SD dan SMP di Kabupaten Asahan, mengikuti Festival Tari Gubang dengan tema “Melalui Festival Tari Gubang Kita Lestarikan Budaya Tak Benda” , yang diselenggarakan di Museum Gedung Juang “45 Kisaran. Festival ini dibuka langsung oleh Bupati Asahan H. Surya, BSc.

Kadis Pendidikan Kabupaten Asahan H. Supriyanto, M. Pd melaporkan, saat ini kesenian lokal mulai diminati generasi muda, sehingga diperlukan tindakan pelestarian. Untuk itu Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan melaksanakan festival Tari Gubang Tingkat SD dan SMP Negeri/Swasta se Kabupaten Asahan yang merupakan Tarian khas Asahan.

“Pelaksanaan festival tari gubang ini untuk melestarikan budaya tak benda milik Kabupaten Asahan. Untuk pelaksanaannya sendiri dimulai sejak tanggal 24-26 April 2024”, ungkap Supriyanto.

Ditempat yang sama Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mempertahankan dan melestarikan nilai nilai budaya yang ada di masyarakat. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, salah satu cara melestarikan seni tradisional yaitu dengan adanya pelatihan-pelatihan seni tradisional, baik disekolah/madrasyah, maupun dimasyarakat serta adanya lomba seperti yang dilakukan hari ini. “Pelestarian dan mengembangkan suatu seni dan pemeliharaan benda cagar budaya sebagai bentuk pemajuan kebudayaan, merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah Pusat , Pemerintah Daerah, dan masyarakat baik perorangan maupun kelompok”, ujarnya

Terakhir Bupati berharap, kepada sekolah atau madrasah, agar melalui seni, pemeliharaan dan pengembangan cagar budaya kita kuatkan karakter. Penguatan pendidikan karakter harus lebih memperhatikan harmoni olah hati (etika), olah rasa (estetika), olah raga (kinestetik) dan olah pikir (literasi baca, tulis, hitung).(Jul/Gus).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

AHM Luncurkan Rebel 1100 Bagi Pecinta Big Bike Cruiser, Segini Harga di Jatim

15 Juni 2024 - 11:49 WIB

FGD Optimalisasi dan Efisiensi PJU, Dishub Probolinggo Terima Studi Tiru Dishub Kabupaten Nganjuk

15 Juni 2024 - 11:41 WIB

Freddy Poernomo Minta Kaum Muda Harus Kritis dan Tak Boleh Diam dalam Berdemokrasi

14 Juni 2024 - 19:43 WIB

Puncak Peringatan HLUN ke-28, Gus Ipul Dukung Lansia Sehat dan Mandiri

14 Juni 2024 - 19:29 WIB

Breaking News! Penjual Ikan Keliling di Pasuruan Tewas Ditabrak KA Pandalungan

14 Juni 2024 - 11:02 WIB

Puluhan Pelajar di Kota Pasuruan Bertanding di O2SN Cabor Renang

14 Juni 2024 - 09:13 WIB

Trending di Berita Pasuruan