Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 7 Jan 2026

SPPG ke-14 Kota Pasuruan Diresmikan, Distribusi MBG Kian Merata


SPPG ke-14 Kota Pasuruan Diresmikan, Distribusi MBG Kian Merata Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Wali Kota Pasuruan, Mas Adi, bersama jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pasuruan yang menjadi SPPG ke-14 di Kota Pasuruan, pada Rabu (7/01/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar semakin merata di Kota Pasuruan.

Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Camat Panggungrejo, Lurah Karanganyar, jajaran Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Adi menjelaskan bahwa SPPG Polres Pasuruan merupakan SPPG ke-14 dari total kebutuhan 32 SPPG yang direncanakan untuk mendukung pemerataan distribusi MBG di seluruh wilayah Kota Pasuruan.

“Ini merupakan SPPG dengan grade A, karena selain bangunannya luas, juga dilengkapi dengan fasilitas tempat istirahat bagi petugas SPPG,” ujar Mas Adi.

Distribusi MBG dari SPPG Polres Pasuruan difokuskan untuk sekolah-sekolah di wilayah Kelurahan Karanganyar, di antaranya SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 4 Pasuruan, SD Negeri Karanganyar, SD Islam, SMP dan SMA Islam, serta TK dan SD Al Irsyad, dan sekolah lainnya di sekitarnya.

Mas Adi menegaskan bahwa sasaran Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya terbatas pada anak-anak sekolah, tetapi juga menyasar lansia, anak jalanan, serta ibu hamil sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Menurutnya, MBG bukan sekadar pemberian makanan, melainkan bagian dari pemenuhan gizi yang terukur dan berkelanjutan, sehingga diharapkan mampu menekan angka stunting di Kota Pasuruan.

“MBG ini bukan hanya soal makan, tetapi soal pemenuhan gizi. Harapannya, ke depan tidak ada lagi stunting di Kota Pasuruan,” jelasnya.

Selain berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, Mas Adi juga menambahkan bahwa keberadaan SPPG memiliki dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Ia menyebutkan bahwa setiap SPPG dapat menyerap sekitar 47 tenaga kerja. Dengan target 32 SPPG, maka total tenaga kerja yang dapat terserap mencapai 1.504 orang, sehingga berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Pasuruan.

“Saya sudah sampaikan bahwa SPPG harus menyerap pekerja asli Kota Pasuruan. Saya juga berharap bahan baku SPPG bisa berasal dari UMKM dan para pengusaha di Kota Pasuruan,” tegas Mas Adi.

Dengan diresmikannya SPPG ke-14 ini, Pemerintah Kota Pasuruan optimistis Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan semakin optimal, tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mewujudkan generasi emas Kota Pasuruan. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Tiket Pesawat Turun, Jember Bersiap Genjot Pariwisata dan Investasi

8 Januari 2026 - 18:18

Educatopia Expo 2026 Hadir di Mojokerto, Wadah Edukasi dan Kreativitas Generasi Muda

8 Januari 2026 - 17:59

Diikuti Lebih dari 10 Ribu Santri PDF, Imtihan Wathani 2026 Digelar Januari

8 Januari 2026 - 14:09

Warga NU Jatim Bantu Rp3,8 Miliar untuk Penyintas Bencana Aceh-Sumatera

8 Januari 2026 - 09:38

Wagub Jatim Sebut Komitmen NU selama Satu Abad tak diragukan

8 Januari 2026 - 09:33

Hakim Tolak Eksepsi Jaksa Agung dan Kajati DKI, Gugatan Warga Jember Terus Bergulir

8 Januari 2026 - 09:26

Trending di KABAR NUSANTARA