Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 6 Nov 2014 22:55 WIB ·

Sowan ke Kediaman Kyai Khos, Romi Galang Dukungan untuk PPP


Sowan ke Kediaman Kyai Khos, Romi Galang Dukungan untuk PPP Perbesar

Kejayan (Kabarpas.com) – Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya, M Romahurmuziy mendatangi kediaman salah satu  kyai khos (sepuh) di Jawa Timur, yakni KH Mas Ahmad Subadar, di Besuk, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Kamis, (06/11/2014).

Kedatangan pria yang akrab disapa Romi di rumah Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Besuk Kejayan, kabupaten setempat tersebut, bertujuan untuk mendapatkan dukungan dari para kyai khos tentang keberadaan Ketua DPP PPP Hasil Muktamar Surabaya yang telah mendapatkan legalitas dan pengakuan dari negara.

“Tadi saya sudah sampaikan ke Kyai Subadar, bahwa kami telah mendapat legalitas atas Hasil Muktamar Surabaya sesuai undang-undang. Dengan adanya legalitas, itu menunjukkan kalau kami telah mendapat pengesahan atas hasil Muktamar Surabaya tersebut. Makanya, selaku ketua umum kami terus silaturahmi ke masayikh dan ulama untuk berikan pengertian,” ucap Romi kepada Kabarpas.com seusai bertemu KH Subadar.

Dijelaskannya, dari hasil Muktamar Surabaya itu diamanatkan agar pengurus DPP PPP yang terpilih untuk terus melakukan islah dengan kubu Djan Farid dari Muktamar Jakarta.

Namun, menurut Romi, ajakan agar kubunya dapat bergabung dengan kubu hasil Muktamar Jakarta itu, menunjukkan bahwa keinginan dari kubu Djan Farid itulah yang memaksakan kehendak dan tidak ingin melakukan islah.

“Kalau bertahan dengan pendiriannya itu berarti mereka tidak ingin islah. Kalau Muktamar Surabaya yang sah di mata undang-undang, memang sudah mengamanahkan dan wajib terus mengajak islah,” ucap pria kelahiran Sleman tersebut.

Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa hingga saat ini hanya tinggal dua pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) setingkat provinsi yang masih belum bergabung. Kedua DPW itu terus diajak untuk bergabung dan pihaknya optimis mereka akan mengakui keberadaan DPP PPP hasil Muktamar Surabaya.

“Biarlah waktu yang akan menyelesaikannya. Dua DPW itu terus kami ajak untuk bergabung dan kami yakin suatu saat mereka akan menerimanya. Karena hasil Muktamar Surabaya yang memang diakui oleh undang-undang,” pungkasnya. (ajo/uje).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

PKS Trenggalek Siapkan Bacalon untuk Pilkada 2024

3 Mei 2024 - 12:44 WIB

Begini Kriteria Calon Wakil Bupati Tenggalek yang Dicari PDI-P

17 April 2024 - 21:25 WIB

Pastikan Kelancaran Pelayanan, Bupati Blitar Lakukan Inspeksi Mendadak ke Dinas Kesehatan

16 April 2024 - 17:43 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Wabup Asahan Sidak Pasar Pantau Harga

3 April 2024 - 23:00 WIB

Asyik, Ribuan PTK Non ASN di Kota Blitar Dapat Bingkisan Lebaran dari Walikota Blitar

31 Maret 2024 - 14:44 WIB

Pembangunan Tahap Dua Alun-alun Kota Blitar Segera Dimulai, Alokasi Anggaran Capai Rp 1,5 M

30 Maret 2024 - 15:32 WIB

Trending di Kabar Terkini