Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 30 Agu 2025

Sempat Bersitegang, Unjuk Rasa Ribuan Massa AMJ di Mapolres Jember Terkendali


Sempat Bersitegang, Unjuk Rasa Ribuan Massa AMJ di Mapolres Jember Terkendali Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Situasi Mapolres Jember sempat memanas saat ribuan massa dari organisasi mahasiswa dan lainnya yang menamakan diri Amarah Masyarakat Jember (AMJ) mendesak Kapolres AKBP Bobby A. Condroputra menandatangani komitmen yang menjadi tuntutan.

Kapolres menolak membacakan dan menyepakati poin nomor 4 yang menjadi tuntutan massa. Poin tersebut menyebutkan “Copot Kapolri Listyo Sigit Prabowo karena telah gagal mengubah wajah represif”.

“Kawan-kawan bisa merekam ini semua, bahwa Kapolres Jember dia sama sekali tidak mengindahkan tuntutan kita. Ini adalah bukti konkret bukti nyata bahwa Kapolres Jember juga merupakan salah satu aktor seluruh tindakan represif kepolisian terhadap masyarakat sipil,” pekik korlap aksi di atas mobil komando.

Keengganan pimpinan Polres Jember menyepakati itu pun memicu emosi massa. “Saya selalu korlap aksi dengan tidak hormat meminta Bobby (Kapolres Jember) ke sini untuk menandatangani komitmen, anda yang ke sini atau kami yang jemput ke sana, bagaimana?,” lanjutnya berteriak.

Massa memberi waktu kepada Kapolres untuk berpikir, jika tidak mengindahkan gertakan tersebut massa mengancam tidak akan meninggalkan Mapolres Jember.

“Ketika ini tidak ditandatangani, kita tidak akan pulang. Kita beri waktu satu kali 20 menit, kalau tidak ada itikad baik maka Polres Jember tidak menginginkan Kabupaten Jember berjalan kondusif.

Yang terakhir, kita sepakat ketika tidak ada itikad baik maka bubarkan kepolisian,” ucap korlap aksi lewat pengeras suara.

Aksi demontrasi AMJ dipicu situasi genting nasional saat ini, termasuk meninggalnya seorang ojek online akibat tindakan represif Brimob di ibukota.

“Kami masyarakat sipil Kabupaten Jember turut berduka cita dan berbelasungkawa atas meninggalnya kawan kami, warga sipil, Affan Kurniawan. Seorang warga biasa yang sedang memperjuangkan haknya yang dirampas oleh kebengisan mulut-mulut wakil rakyat cukong yang congkak! Kekacuan ini lahir dari para penguasa yang tidak bisa menjaga marwahnya,” tulis AMJ dalam rilisnya.

Masyarakat sipil Jember meluapkan amarahnya dalam tuntutan-tuntutan berikut ini :
1. Bebaskan seluruh massa aksi yang ditahan
2. Usut tuntas dan adili seluruh aparat pembunuh dari aktor lapangan hingga otak pemberi perintahnya
3. Evaluasi institusi POLRI secara menyeluruh
4. Copot Kapolri Listyo Sigit Prabowo karena telah gagal mengubah wajah represif kepolisian
5. Presiden dan DPR harus segera mengevaluasi segala kebijakan yang tidak berpihak.

Meski sempat bersitegang, kecakapan dan tindakan preventif pihak kepolisian patut diacungi jempol sehingga situasi di Mapolres Jember tetap terkendali dan kondusif. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Honda BeAT Day 2026 Perkuat Sinergi Komunitas dan Kebersamaan Bikers

16 Februari 2026 - 16:40

Diduga Jadi Tempat Maksiat, Puluhan Warung di Pasuruan Diobok-obok Satpol PP

16 Februari 2026 - 16:27

Update Banjir Jember: 7.445 KK Terdampak, Pemkab Fokus Pemulihan dan Waspada Cuaca Ekstrem

16 Februari 2026 - 16:21

Luar Biasa! 36 Ribu Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Kemenag: Bukan Lagi Sekolah Alternatif

16 Februari 2026 - 16:18

Ribuan Warga Padati Lapangan Mangli, Launching All New Vario 125 Street di Jember Berlangsung Meriah

16 Februari 2026 - 07:24

Scoopy Romantic Music Corner Hadirkan Nuansa Hangat Akhir Pekan di Kayutangan Heritage Malang

16 Februari 2026 - 07:19

Trending di Kabar Otomotif