Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Minta kejelasan dana pembinaan porkab yang tidak kunjung cair, sejumlah pendekar di Kabupaten Probolinggo, geruduk kantor Dinas Pemuda Olahraga pariwisata dan kebudayaan (Disporaparbud) setempat.
Kedatangan para perwakilan perguruan silat yang tergabung dalam IPSI ini ingin mempertanyakan kejelasan dana pembinaan atlit pencak silat ke dinas ini yang hingga kini tak kunjung cair.
Agenda 2 tahunan atau Porkab tahun ini tidak ada dana pembinaan. Yang biasanya juara 1 mendapatkan uang Rp 500 ribu rupiah. Juara 2 sebesar Rp 300 ribu rupiah dan selanjutnya sebesar Rp 150 ribu rupiah namun kali ini hanya medali saja.
Ansori, Ketua IPSI Kabupaten Probolinggo menjelaskan, berbagai tudingan yang terlontar tentang dana pembinaan atlit ini pun muncul.
“Saya juga dituduh menggelapkan dana pembinaan tersebut. Agar tidak ada salah paham perwakilan perguruan saya ajak ke kantor Disporaparbud ini,” katanya.
Sementara, Ganet Lelono, Kabid olahraga Disporaparbud Kabupaten Probolinggo menjelaskan, tidak ada yang digelapkan dalam dana pembinaan pencak silat ini. Pasalnya, kata dia itu hanya miskominikasi.
“Memang ada 3 cabor yang tidak ada dana pembinaan salah satunya adalah pencak silat ini. Namun, Disporaparbud sudah mengupayakan dengan memberikan dana waktu parade atau festival pencak silat awal tahun lalu. Sehingga untuk pembinaan terkait pekan olah raga kabupaten atau porkab tidak ada,” terangnya.
Tidak tahu pasti pertimbangan kenapa cabor pencak silat yang anggotanya mencapai 7 ribu pesilat di Probolinggo itu tidak ada alokasi dana.
M Sidik widjanarko, Kadisporaparbud Kabupaten Probilinggo juga belum bisa dikonfirmasi terkait tidak adanya alokasi dana ini. (wil/gus).


















