Ribuan Orang Berebut Kepala Kerbau

Pasuruan (Kabarpas.com) – Ribuan orang tampak tumplek blek di pelabuhan rakyat Kota Pasuruan, tepatnya di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, kota setempat. Minggu, (06/03/2016) pagi. Mereka tengah mengikuti acara tradisi petik laut yang diselenggarakan sebagai rangkaian kegiatan hari jadi Kota Pasuruan ke-330.

Acara petik laut tersebut diadakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan rezeki kepada masyarakat nelayan atas hasil tangkapan laut yang telah menjadi penghasilan mereka sehari-hari.

“Acara tradisi petik laut ini diadakan atas dasar kepedulian melestarikan tradisi bijak yang didukung jajaran Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Pasuruan,” ujar Mahbub Efendi, Kadisporabudpar Kota Pasuruan kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, pantauan Kabarpas.com di lokasi, dalam acara petik laut tersebut, selain menghias kapal dan melakukan konvoi kapal laut serta pementasan budaya lainnya seperti tarian tradisional, musik tradisional, serta permainan tradisional, masyarakat juga membuat tumpeng untuk dilarung ke tengah laut bersama dengan kepala kerbau sebagaimana tradisi petik laut pada umumnya.

Tradisi pelepasan kepala kerbau atau larung ke laut hingga kepala kerbau akhirnya tenggelam ke laut menjadi tradisi yang paling ditunggu oleh masyarakat pesisir di sekitar Sungai Gembong atau Kali Wetan, Kota Pasuruan tersebut.

Selanjutnya, usai prosesi larung kepala kerbau dilakukan, para anak buah kapal (ABK) pun berebut mengambil air laut untuk disiramkan ke kapal mereka masing-masing, dengan harapan agar hasil tangkapan ikan yang mereka cari bisa melimpah. (ajo/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *