Probolinggo (Kabarpas.com) – Jelang dibukannya jalur menuju Gunung Bromo pada Sabtu (12/03/2016) besok. Ratusan orang secara bahu-membahu membenahi jalur wisata di lautan pasir Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Pembenahan yang dilakukan oleh ratusan orang di lautan pasir tersebut, dibagi beberapa sektor khususnya pelaku wisata kuda di sekitar bawah tangga sampai tempat transit kuda dekat Ponten. Pelaku wisata jeep antara tempat transip jeep sampai dengan Bukit Teletubbies.
Sementara itu, Kepala Balai Besar TNBTS, Ayu Dewi Utari mengatakan bahwa untuk menuju tangga ke areal kawah tetap belum diperbolehkan. Menurutnya, pembenahan jalur tersebut dilakukan karena pada saat erupsi Gunung Bromo berstatus siaga selama tiga bulan, banyak jalur yang tertimbun abu vulkanik.
“Kondisi diperparah dengan intensitas hujan yang tinggi, membuat jalur kendaraan yang sebelumnya telah ada, menjadi rusak dan tertutup oleh abu Vulkanik. Sehingga apabila tidak dibenahi, maka dapat mencelakakan pengunjung yang berwisata di lautan pasir. Utamanya bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat,” terangnya kepada Kabarpas.com. Jumat, (11/03/2016).
Ayu berharap dengan pembenahan jalur wisata tersebut, kunjungan wisatawan akan meningkat seiring penurunan status erupsi Gunung Bromo. Apalagi mulai Sabtu besok pagi, kawasan wisata Gunung Bromo ini akan dibuka secara resmi.
“Besok baru akan dibuka kembali. Untuk itu, harapan kami pariwisata alam ini kembali menggeliat seperti sebelumnya. Dengan dibukannya jalur ini, pengunjung dapat menikmati keindahan Gunung Bromo dari dekat, yakni di lautan pasir, Bukit Teletubbies, Bukit Kingkong, savana, pasir berbisik, dan Pura Ponten Luhur. Namun, pengunjung masih dilarang mendaki tangga dan mendekati kawah Bromo,” pungkasnya. (ajo/gus).



















