Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 26 Sep 2025

Ratusan Guru Ngaji di Karangbayat Terima Insentif Langsung dari Bupati Jember


Ratusan Guru Ngaji di Karangbayat Terima Insentif Langsung dari Bupati Jember Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Para guru ngaji di Kecamatan Sumberbaru mendapat perhatian khusus dalam program Bunga Desa edisi kelima. Bertempat di Balai Desa Karangbayat, Bupati Jember Muhammad Fawait menyerahkan insentif sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas jasa mereka dalam membimbing generasi muda.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa bantuan ini bukan semata soal nominal, melainkan penghormatan atas peran para pendidik agama.
“Saya tahu, para guru ngaji tidak menjadikan insentif ini sebagai tujuan utama. Jumlahnya tidak sebanding dengan pengorbanan mereka. Namun, pemerintah ingin memberi penghormatan. Guru ngaji adalah pilar moral bangsa, mereka mengajarkan Al-Qur’an dengan ikhlas,” ujarnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, melaporkan hingga tahap pertama ini sebanyak 15.175 guru ngaji dari 23 kecamatan telah menerima pencairan insentif. Sementara 8 kecamatan lainnya masih dalam proses verifikasi dan akan segera dicairkan pada tahap berikutnya.

Penyaluran di Sumberbaru meliputi seluruh 10 desa, ditambah 2 desa di Kecamatan Jombang. Khusus Desa Karangbayat, tercatat 152 guru ngaji menerima pencairan.
“Untuk pencairan tahap berikutnya, kami sudah berkoordinasi dengan Bank Jatim. Mulai Senin depan, penyaluran dijadwalkan berlangsung satu kecamatan per hari, bahkan dua kecamatan sekaligus untuk wilayah yang berdekatan,” jelas Kabag Kesra.

Selain penyerahan insentif, Bupati Fawait didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan klaim kepada ahli waris almarhumah guru ngaji, atas nama Abdul Rohim.
“Ini bukti bahwa pemerintah tidak hanya hadir saat guru ngaji mengajar, tetapi juga melindungi keluarga mereka ketika ditinggalkan,” tegasnya.

Sejumlah penerima menyambut positif mekanisme pencairan yang dilakukan langsung di balai desa, sehingga lebih mudah diakses.
“Sekarang lebih enak, sudah tidak lama-lama antre di Bank Jatim seperti dulu,” ujar salah seorang guru ngaji.

Perlu diketahui, program Bunga Desa merupakan bentuk konkret dari komitmen Bupati Fawait dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat serta responsif terhadap kebutuhan riil di tingkat desa. Program ini juga memungkinkan bupati untuk bekerja langsung dari desa-desa, bukan dari pendopo atau kantor pemerintahan seperti biasanya.

Selama dua hari (26-27 September), berbagai pelayanan publik dibawa turun ke tengah masyarakat, mulai dari kesehatan, administrasi kependudukan, hingga layanan perizinan untuk warga Kecamatan Sumberbaru. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Honda BeAT Day 2026 Perkuat Sinergi Komunitas dan Kebersamaan Bikers

16 Februari 2026 - 16:40

Diduga Jadi Tempat Maksiat, Puluhan Warung di Pasuruan Diobok-obok Satpol PP

16 Februari 2026 - 16:27

Update Banjir Jember: 7.445 KK Terdampak, Pemkab Fokus Pemulihan dan Waspada Cuaca Ekstrem

16 Februari 2026 - 16:21

Luar Biasa! 36 Ribu Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Kemenag: Bukan Lagi Sekolah Alternatif

16 Februari 2026 - 16:18

Ribuan Warga Padati Lapangan Mangli, Launching All New Vario 125 Street di Jember Berlangsung Meriah

16 Februari 2026 - 07:24

Scoopy Romantic Music Corner Hadirkan Nuansa Hangat Akhir Pekan di Kayutangan Heritage Malang

16 Februari 2026 - 07:19

Trending di Kabar Otomotif