Oleh: Pendik, Wartawan Kabarpas.com Banyuwangi
(Kabarpas.com) – SELAMA Ramadan jumlah pesanan kue kering mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Banyuwangi ini membludak. Total jumlah pesanan kue yang dia terima mencapai 4 kuintal selama dua minggu di bulan puasa ini. Bahkan, Krisna mengaku saat ini sudah menutup pemesanan kue karena tenaga produksinya kurang.
“Kami sudah menutup untuk pemesanan kue. Sekarang tinggal mengejar produksi dari yang sudah indent dan melakukan pengiriman ke berbagai wilayah. Karena pemesan sudah transfer uang terlebih dahulu jadi kita ingin produksi benar-benar terkejar untuk memenuhi pesanan mereka” ujar Krisna yang pernah bekerja di Taiwan selama 10 tahun ini kepada Kabarpas.com, Selasa (28/06/2016).
Pengiriman kue tersebut dilakukan ke berbagai wilayah di Indonesia seperti Malang, Trenggalek, Blitar, Madiun, Jogjakarta sampai Lampung. Pengiriman lokal ini juga datang dari rekan mantan TNI yang mengirimkan kue lebaran untuk keluarganya.
Sementara itu, untuk pengiriman kuenya ke luar negeri, Krisna mengatakan sudah mengirimkan produk kuenya itu sebanyak empat kali ke Taiwan. Pengiriman ini untuk memenuhi pesanan dari rekan-rekannya yang masih bekerja di luar negeri itu dan tidak bisa pulang pada lebaran kali ini.
“Mengirim keluar negeri memang mahal diongkos. Untuk harga kuenya satu kardus hanya Rp 500 ribu tapi biaya kirim sampai satu juta. Tapi teman-teman kami yang pesan tidak keberatan karena mereka memang rindu dengan makanan khas deerah,” pungkas Krisna. (***/tin).



















