Pura-pura Bisu, Spesialis Pencuri Kotak Amal Babak Belur Dimassa

Probolinggo, kabarpas.com – TS (39) , warga asal Pamekasan, Madura, babak belur dihakimi warga. Pria berpura-pura bisu ini selain dihajar warga, warga yang geram melampiaskan sepeda motornya dibakar. Pria berambut cepak, dan bersarung ini dihakimi warga karena kepergok mencuri kotak amal masjid, di Desa Sumendi, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Kamis, (9/9/2021). 

“Dia (Pelaku.red)  salat pak, kemudian disangka masjid sepi, lalu mencongkel kotak amal masjid,” ujar Yasid, warga setempat, Kamis (9/92021).

Yasid menambahkan, saat maling tersebut beraksi,  di dalam masjid masih ada jamaah. Ketika  terdengar suara klotekan, jamaah tersebut mengintip dari dalam masjid, ternyata pelaku sedang mencongkel kotak dan terlihat memasukan uang ke dalam tasnya.

“Langsung  diteriaki maling, pelaku  tertangkap dan sempat dihajar ramai-ramai kemudian motornya dibakar,”  tambahnya.

Akhir-akhir ini  warga Sumendi waspada karena  marak terjadi aksi curi kotak amal, sehingga warga  mengantisipasi uang kotak amal masjid diambil setiap hari.

“Uang yang diambil di masjid ini berkisar Rp 150 ribu, dan sebelumnya di masjid desa sebelah kehilangan Rp 4 juta,” tandasnya.

Sementara itu Iptu Gendut Wijanarko, Kapolsek Tongas menjelaskan, anggota yang dilapangan ia arahkan menyelamatkan pelaku terlebih dahulu , dan pelaku dibawa ke Mapolres Probolinggo Kota untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kita utamakan keselamatan pelaku, kemudian kita serahkan ke unit reskrim Polres Probolinggo Kota, beserta barang bukti uang masjid, tas hitam, dan sepeda motor milik pelaku,” ujar Gendut.

Saat dimintai keterangan, jelas Kapolsek, pelaku tidak bicara dan seperti bisu, setelah dilakukan cara persuasif pelaku akhirnya mengakui semua perbuatannya termasuk di beberapa TKP di masjid yang lain.

“Kasus pencurian kotak amal masjid ini masih terus dikembangkan Unit reskrim Polres Probolinggo Kota,” pungkasnya. (pj/tin).