Pandaan (Kabarpas.com) – Puluhan ribu santri di wilayah Kabupaten Pasuruan mengikuti apel akbar ‘Heroik Santri 2016‘. Dalam apel yang berlangsung di Taman Candra Wilwatikta tersebut, diisi dengan pembacaan ikrar para santri tentang kesetiaannya pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pantauan Kabarpas.com, sejak Sabtu (19/11/2016) pagi. Puluhan ribu santri yang berasal dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) dan Madrasah Diniyah (Madin) di bawah Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PCNU Kabupaten Pasuruan itu, sudah mulai memadati area Taman Candra Wilwatikta.
Mereka kemudian langsung berbaur bersama untuk mengikuti apel akbar, yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, dan sejumlah para ulama yang ada di wilayah setempat.
Selain itu, dalam apel ini juga diisi dengan serangkaian kegiatan. Di antaranya yaitu aksi para santri membaca kitab kuning di depan umum, aksi para santri melakukan gerakan pencak silat, serta paduan suara.
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irsyad mengatakan, persoalan akhlak, budi pekerti, dan karakter bangsa ini perlu dipersiapkan sejak dini, dan terus dipertahankan untuk generasi masa depan.
“Sehingga melalui momen’Heroik Santri 2016′ ini, bisa dijadikan motivasi para santri Kabupaten Pasuruan, untuk mencintai dan mempertahankan NKRI yang kita cintai bersama,” kata Bupati Irsyad Yusuf kepada Kabarpas.com, saat ditemui di sela-sela acara tersebut.
Sementara itu, Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pasuruan mengatakan, apel ini diikuti oleh sebanyak lebih dari 20 ribu santri yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
“Tujuan dari apel ini ialah sesuai dengan isi pernyataan sikap para santri Kabupaten Pasuruan. Yakni, meminta hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, dan NKRI harus dipertahankan sampai mati,” pungkas Pengasuh Ponpes Al-Yasini tersebut kepada Kabarpas.com. (ajo/gus).




















