Program Dampingan AQUA Keboncandi,  Sukses Panen Perdana Budidaya Lele Karang Taruna Berseri Desa Mendalan

Pasuruan, Kabarpas.com – Karang Taruna Berseri Desa Mendalan melakukan giat panen perdana ikan lele di Dusun Wulu, Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Ini tak lepas dari AQUA Keboncandi yang mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal di sekitar pabrik melalui kegiatan sosial perusahaan.

Kegiatan pemanenan ikan lele yang dikelola Karang Taruna Berseri tersebut turut dihadiri pula oleh Camat Winongan, Kades Mendalan, Kapolsek, Danramil dan tokoh masyarakat.

Sebelumnya, AQUA Keboncandi bersama Yayasan Social Investment Indonesia melakukan riset mendalam mengenai pengembangan sektor ekonomi masyarakat di tiga desa yaitu Desa Keboncandi, Mendalan dan Tenggilis.

Upaya pengembangan sektor ekonomi tersebut tertuang dalam program Local Economic Development (LED) yang mengusung tema “One Village One Product”, program tersebut diharapkan dapat menumbuhkembangkan usaha produktif di tiga desa sekitar perusahaan.

Tahun 2020 Desa Mendalan dipilih menjadi sentra kegiatan perikanan Budidaya yang dikelola menggunakan sistem bioflok. Dalam kegiatan pemanenan ikan lele di kolam perikanan Karang Taruna Desa Mendalan.

Musmin Nuryandi selaku ketua tim LED menyampaikan komitmennya untuk pengembangan bisnis perikanan budidaya di Desa Mendalan.

“Program perikanan merupakan program kerjasama antara PT Tirta Investama dan Karang Taruna sebagai penerima manfaat, diharapkan dapat menumbuh kembangkan bisnis masyarakat. Kami saat ini sedang mempersiapkan pusat perikanan lainnya setidaknya di 4 titik baru di sekitar Desa Mendalan dimana keseluruhan kolam dalam program perikanan ini berjumlah 16 unit,” ujarnya.

Rencana installasi kolam bioflok tersebut diantaranya tiga kolam di Dusun Kletek Lor, tiga kolam di Dusun Bicaan dan 6 kolam di dusun Wulu sebagai pusat budidaya perikanan di Desa mendalan; serta tiga unit kolam di luar kecamatan perusahaan. Dan sebelumnya satu unit kolam telah terinstal di dusun sukun, Desa Mendalan.

SR Manager AQUA Keboncandi, Hari Wicaksono mengatakan, kegiatan ini adalah perwujudan komitmen berkelanjutan dari AQUA Keboncandi sebagai salah satu bentuk tanggungjawab terhadap pembangunan daerah utamanya wilayah terdekat perusahaan dan Kabupaten Pasuruan umumnya.

“AQUA menerapkan model pendekatan CSR dengan pelibatan aktif multi stakeholder yaitu pemerintah, perusahaan, NGO dan masyarakat. Keterpaduan dari multi pihak ini yang kemudian bisa saling mengisi, memperkuat dan berkembang untuk mencapai tujuan bersama yaitu bersama-sama membangun masyarakat untuk menuju kemandirian dan kesejahteraan,” terang Hari.

Kegiatan panen ikan lele dilakukan secara simbolis, ikan yang dipanen merupakan ikan siap konsumsi dengan panjang rata-rata 25 cm. Pusat budidaya ikan di kolam Karang Taruna mendalan (Dusun Wulu) tergolong sukses dimana survival ratenya mencapai 98.4% dari 6000 ekor yang ditebar pada 29 Juli 2020, dengan masa pembesaran kurang dari dua bulan. Hal tersebut menjadi angin segar dan pengalaman untuk proses selanjutnya, mengingat kelompok pembudidaya merupakan pelaku usaha pemula. Profit program pembesaran budidaya ikan lele yang digawangi Karang Taruna tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan bisnis perikanan berikutnya.

Sementara, Basmi, S.Pd, M.M selaku Camat Winongan dalam sambutannya menuturkan, kegiatan perikanan ini sejalan dengan amanah Bupati dan Polres Pasuruan yang diharapkan menjadi percontohan bisnis di tengah mewabahnya virus Covid-19 yang tak kunjung berakhir.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Mendalan Suheri mengucapkan terima kasih kepada AQUA Keboncandi dan semua pihak yang telah bersinergi dan mempercayakan Desa Mendalan dijadikan sebagai sektor pengembangan perikanan budidaya. (***/tin).