Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Salah satu dampak dari cuaca buruk diataranya adalah angin kencang dan ombak besar. Kondisi ini memaksa sampah kiriman dari tengah laut berserakan di wisata Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Pemandangan yang tidak indah dan merusak mata karena banyaknya sampah berserakan, membuat komunitas peduli lingkungan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) membersihkan sampah plastik tersebut.
Sekitar 250 orang yang tergabung dalam WKRI ini satu persatu memungut sampah di sepanjang lokasi wisata pantai ini.
“Selain membersihkan sampah, kami juga menanam bibit mangrove. Ini kami lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan di area Pantai Duta ini,“ ujar Fransiska Ariyanti Rahayu, koordinator sekaligus perwakilan WKRI Kraksaan, Kabupaten Proobolinggo.
Dari aksi kali pertama ini, kedepan pihaknya akan melakukan secara berkelanjutan.
“Karena inisiatif peduli terhadap kebersihan lingkungan itu, bagi kami tujuan yang sangat mulia,” tambahnya.
Sementara itu, Abdul Azis, pengelola Pantai Duta mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh WKRI tersebut, dengan melakukan bersih-bersih sampah kiriman dari tengah laut di bibir pantai.
“Sebenarnya tim kami sudah melakukan pembersihan secara kontinyu, namun karena koondisi alam yang tidak bersahabat, setelah dibersihkan sampah tersebut datang kembali,” tutupnya. (wil/gus).


















