Polres Probolinggo Kota Kampanyekan Sadar Bermasker di Pelabuhan 

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Hariyanto

 

 

 

Probolinggo, Kabaras.com – Polres Probolinggo Kota terus melakukan kampanye gerakan Jatim bermasker, dengan cara terus memberi edukasi warga tentang pentingnya selalu menegakkan Protokoler kesehatan dalam upaya antisipasi Penyebaran Covid -19. Kamis (10/9/2020).

Salah satu kedisiplinan menjalankan Protokoler kesehatan adalah tetap terus memakai masker bila aktivitas diluar rumah.

Seperti yang dilakukan Polres Probolinggo Kota bersama bersama Pemkot dan TNI memberi pemahaman kepada Masyarakat di pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo.

Untuk kegiatan kali ini Polres Probolinggo menggandeng lintas komunitas untuk bersama sama mengkampanyekan Gerakan sadar dan bagi masker gratis di halaman kantor KSOP setempat.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambriyadi Wijaya yang saat itu hadir dalam kegiatan ini mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan semua komunitas, instansi agar semuanya sama-sama ikut menjaga dan mengkampanyekan pentingya menjaga kesehatan dari paparan Virus Covid -19 salah satunya adalah sadar menggunakan masker.

Dipilihnya pelabuhan tanjung tembaga karena area ini adalah pusat perekonomian Kota Probolinggo dan kawasan ini tempat keluar masuknya masyarakat antar pulau.

“Selama obat covid -19 belum ditemukan, ayo kita menjaga kesehatan, sayangi keluarga, kerabat dan teman, dengan selalu disiplin memakai masker itu sudah merupakan salah satu bentuk menyangangi kesehatan baik diri sendiri atau keluarga,” ujar Ambar.

Ambariyadi menambahkan, pandemi Covid – 19 yang berlangsung sekitar 7 bulan ini sudah berdampak ke semua sektor baik sosial dan ekonomi ke masyarakat luas. Dan kini saatnya masyarakat bangkit dengan menjalankan profesi masing l-masing namun tetap menjalankan protokoler kesehatan.

“Jangan diperparah dengan diberikan kelonggaran aktivitas namun abai protokoler kesehatan. Banyak luar daerah yang kasus terpapar Covid-19 meningkat hanya karena mengabaikan protokoler kesehatan,” terangnya.

“Dengan tingkat kesadaran masyrarakat Selalu menjalankan 3 M (mencuci tangan, Menjaga jarak, dan memakai masker) masyarakat Kota Probolinggo sudah menjaga diri sendiri, keluarga, dan bangkit dari keterpurukan ekonomi,” tambahnya. (wil/gus).