Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 29 Des 2018

Polisi Tangkap Pembuat Arak Oplosan yang Tewaskan Dua Pemuda


Polisi Tangkap Pembuat Arak Oplosan yang Tewaskan Dua Pemuda Perbesar

Reporter : Yanuar Fahmi

Editor : Agus Hariyanto

 

Sidoarjo, Kabarpas.com – Polresta Sidoarjo langsung bergerak cepat, menangkap peracik arak oplosan yang sebabkan dua pemuda tewas.

“Kami mendapatkan informasi adanya orang yang meninggal usai menggelar pesta miras. Sehingga kami melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Alhasil, kami mendapatkan kabar tentang lokasi pembuatan minuman keras oplosan tersebut, di kawasan Desa Jeruk Gamping, Kecamatan Krian, Sidoarjo,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho.

Selanjutnya, pihak Polresta Sidoarjo langsung melakukan penggerebekan. Dari hasil penggerebekan tersebut, pihak kepolisian setempat mengamankan dua tersangka yakni Dedi K (38) dan Ahmad S (36) yang keduanya merupakan warga Desa Jeruk Gamping, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

“Selain mengamankan dua orang peracik arak oplosan. Dalam penggerebekan tersebut kami juga mengamankan ratusan botol miras siap edar,” terangnya kepada wartawan Kabarpas biro Sidoarjo, Sabtu (29/12/2018).

Kapolresta Sidoarjo menambahkan, saat dua tersangka digrebek, keduanya tengah selesai menggelar pesta sabu. “Saat kami datang, dua tersangka ini ternyata selesai mengkonsumsi sabu,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal berlapis, yakni pasal 112 UURI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara dan pasal 204 ayat (2) tentang menjual barang berbahaya jo pasal 146 tentang memproduksi dan memperdagangkan pangan berbahaya dengan ancaman maksimal seumur hidup.

Untuk sekadar diketahui, dua pemuda tewas seusai menenggak miras oplosan di sebuah warung di kawasan Sukodono. Mereka adalah Bima (19) warga Bakalan, Kecamatan Sugiyo, Lamongan yang ngontrak di Desa Cangkringsari, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo dan Moh Farkan (25), warga Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, kabupaten setempat. (yan/gus).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Update Banjir Jember: 7.445 KK Terdampak, Pemkab Fokus Pemulihan dan Waspada Cuaca Ekstrem

16 Februari 2026 - 16:21

Luar Biasa! 36 Ribu Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Kemenag: Bukan Lagi Sekolah Alternatif

16 Februari 2026 - 16:18

Tak Sekadar Belajar, Kemenag Perkuat Karakter Anak di RA Lewat Kurikulum Cinta

16 Februari 2026 - 06:45

Bupati Fawait Wadul Gubernur, Pemprov Langsung Turun Tangan: Infrastruktur Rusak Pascabanjir Jember Diprioritaskan 

15 Februari 2026 - 19:37

Fokus di Lapangan, Bupati Jember Tangani Banjir Tanpa Gimik

15 Februari 2026 - 09:25

Jember Tetapkan Status Tanggap Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem

15 Februari 2026 - 09:22

Trending di KABAR NUSANTARA