Reporter : Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas.com – Hingga kini Polair Polres Probolinggo melakukan penyisiran terhadap 7 nelayan Probolinggo yang hilang di laut saat mencari ikan. Ombak besar dan angin kencang diduga penyebab kejadian ini terjadi.
Sementara itu seorang korban yang ditemukan di perairan Pamekasan yang diduga kuat bagian dari rombongan nelayan yang hilang sudah dimakamkan.
Pihak Polair Polres Probolinggo masih terus melakukan koordinasi dengan polair tetangga guna mengetahui pasti posisi 7 nelayan asal Kecamatan Mayangan yang hilang tersebut.
Ketujuh nelayan asal Mayangan yang belum diketemukan tersebut. Diantaranya yaitu Windi, Wahyu, Samsul, Giman, Iwan dan Tomi.
Polair juga melakukan penyisiran ke laut dengan menggunakan kapal patroli, guna mengetahui secara pasti keberadaan nelayan beserta kapal motor yang hilang. Pasalnya petugas masih belum menemukan titik pasti kapal tersebut hilang.
Selain itu dua hari sebelum kejadian, ABK kapal sempat menelpon keluarga kalau mencari ikan di kawasan perairan Paiton. Namun, pada Minggu (21/10/2018) siang mendapat kabar kalau seorang nelayan asal Mayangan bernama Muhamad Abdul Rohim ditemukan tewas di perairan Pamekasan.
“Memang sebelumnya menginfokan ada di perairan Paiton Probolinggo. Namun, ditemukan jenazah di kawasan Pamekasan ombak besar di duga kapa bocor dan tenggelam,” Aiptu I Ketut Alit, Kanit Polair Probolinggo.
Ia menambahkan bahwa saat hilang kontak, kondisi laut memang bersamaan dengan angin kencang dan ombak besar, sehingga diduga kapal bocor dan tenggelam.
Setelah dilakukan identifikasi oleh otoritas terkait di Pamekakorban dipastikan bernama Abdul Rohim, warga Jalan Ikan Kakap, Kelurahan /Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
Selanjutnya, keluarga korban menjemput ke Pamekasan dan kemudian jenazah korban dimakamkan di Pemakaman Islam keluarahan setempat.
Seperti dikabarkan sebelumnya, sebuah kapal motor Cahaya Bahari Juga yang berisikan 8 abk hilang kontak. Dan kemudian mendapat kabar seorang bernama Abdul Rohim di temukan tewas di perairan Pamekasan. (wil/tin).



















