PKM PTKIN se-Sumatera Genjot Prestasi dan Kreativitas Mahasiswa

Banda Aceh, Kabarpas.com – Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah ajang unjuk prestasi dan kreativitas mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang akan mendukung peningkatan akreditasi PTKIN.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI pada Focus Group Discussion (FGD) Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Sumatera di Banda Aceh.

“PKM merupakan ajang kompetisi mahasiswa UIN, IAIN dan STAIN guna menunjukkan kelebihan-kelebihannya dalam bidang akademik dan non akademik,” tambah Suyitno didampingi Ruchman Basori Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan.

Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang ini mengaskan PKN dapat dikatakan miniatur dari Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) yang selama ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama tiap dua tahun sekali. “Ini merupakan supporting untuk memperkuat kegiatan PIONIR yang di gelar secara nasional,” terang Suyitno.

Gelaran yang cukup bergengsi dikalangan mahasiswa PTKI se-Sumatera ini adalah ajang kompetisi tingkat regional yang akan di gelar di UIN Imam Bonjol pada Mei mendatang.

Mantan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Ditjen Pendidikan Islam ini berharap walaupun di tengah pandemi COVID-19, kegiatan pengembangan kemahasiswaan melalui PKM harus tetap dilaksanakan dengan model daring dan luring (blended).

Dihadapan 22 WR/WK III PTKIN se-Sumatera, Suyitno berharap agar FGD menuntaskan Petunjuk Teknis (Juknis) PKM secara blended. “Macam lomba dan katagorisasi mana yang daring dan luring harus jelas,” terangnya.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Warul Walidin, M.Ag menyambut baik FGD yang dilaksanakan di kampusnya.

“Kami senang dan bangga UIN Aceh menjadi tuan rumah berkumpulnya WR/WK III se-Sumatera untuk membahasa hajat kemahasiswaan yang penting dan strategis,” kata Warul.

Senada dengan Direktur Diktis, Rektor UIN Arraniry Banda Aceh mendukung kegiatan kemahasiswaan, sebab prestasi mahasiswa menjadi salah satu indicator dari 9 indikator dalam peningkatan mutu akreditasi kampus oleh BAN PT.

Warul menambhakan dari sejumlah yang dinilai ada beberapa yang sangat penting di bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, antara lain aktivitas kemahasiswaan, jumlah alumni dan bagaimana membangun karir alumni serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak.

Pihaknya mengaku dalam hal aktreditasi prodi mengalami peningkatan signifikan dan salah satunya didukung oleh mahasiswa. “Dalam beberapa tahun ini kita berpacu pada mutu untuk meningkatkan akreditasi dan mahasiswa menjadi salah satu instrument penting,” kata Warul.

Sementara itu Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry, Saifullah Idris mengatakan kegiatan FGD digelar untuk mematangkan Juknis Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) PTKIN Se-Sumatera tahun 2021, evaluasi program tahun 2020 dan implementasi program kemahasiswaan tahun 2021.

“Terimakasih atas kedatangan teman-teman WR/WK III untuk mengutakan ukhuwah dan sekaligus memfasilitasi mahasiswa lebih bermutu dan berdaya saing,” jelasnya.

Dalam FGD ini juga dihadiri Ruchman Basori Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan dan Prof. Wan Jamaluddin, Ph.D Ketua Forum WR/WK PTKIN se-Sumatera.(Rb/Mel)