Pesona Kota Kraksaan Sedot Animo Pengunjung Alun-alun

Probolinggo (Kabarpas.com) – Ada yang berbeda di Alun-alun Kota Kraksaan, Probolinggo. Tidak seperti hari biasanya di Alun-alun tersebut ramai dengan adanya ratusan grup band mahasiswa, dari sejumlah kampus di wilayah Kabupaten Probolinggo yang menghibur para pengunjung Alun-alun setempat.

Ya, apa yang dilakukan oleh grup band mahasiswa itu ialah untuk mengisi kegiatan Pesona Kota Kraksaan. Dalam acara perdana Pesona Kota Kraksaan tersebut, berhasil mencuri perhatian ratusan pengunjung Alun-alun.

Para pengunjung itu, tampak memadati sisi selatan Alun-alun Kota Kraksaan atau tepatnya di depan layar raksasa videotron untuk menikmati acara hiburan musik dari grup band mahasiswa asal sejumlah kampus yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Ini adalah sebagai salah satu upaya kami untuk merubah wajah Kota Kraksaan terutama Alun-alun Kotanya untuk menjadi tempat berkumpul dan dapat memberikan hiburan yang merakyat dan juga gratis,” kata Komar, Ketua KNPI Kabupaten Probolinggo, Minggu (08/05/2016).

Dijelaskan, jika acara bertajuk Pesona Kota Kraksaan ini ialah sekaligus menjadi wadah bagi para pemuda untuk mengekspresikan diri sekaligus unjuk kemampuan, baik di bidang tarik suara dan juga bermusik.

“Kedepan kami akan mengupayakan untuk menampilkan konsep hiburan lain sehingga bisa menyedot para warga sekitar, yaitu dengan melibatkan para pelajar secara massif agar ajang Pesona Kota Kraksaan ini menjadi ajang bersama. Kami berharap kedepannya acara ini bisa lebih meriah dan menghibur,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, Kabag Kominfo Kabupaten Probolinggo, Yulius Christian menyebutkan bahwa melalui acara Pesona Kota Kraksaan ini, pihaknya akan berupaya agar acara ini dapat menyedot animo masyarakat setempat. Sekaligus untuk memanjakan warga Kota Kraksaan.

“Selain ada hiburan musik, di acara ini tak lupa akan kami suguhkan untuk Anda yaitu berupa kopi gratis. Kedepan kami akan masukkan di dalamnya diskusi ringan atau talk show, tentu dengan pemateri yang menginspiratif. Sehingga diharapkan diskusinya bisa berjalan interaktif dan komunikatif,” pungkasnya. (sam/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *