Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan dan Tim Penggerak PKK menerima kedatangan perwakilan Dinkes Provinsi Jawa Timur, Kedutaan Belanda, GAIN Jenewa dan GAIN Jakarta untuk melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan Memorandum Saling Pengertian (MSP) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia-The Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) Tahun 2017-2020 di Posyandu Kayugede Desa Wonorejo Kecamatan Maron.
Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan pemantauan bersama program kerja sama Kemenkes RI dengan GAIN di Kabupaten Probolinggo.
“Selain itu untuk meninjau pelaksanaan kegiatan di masyarakat, untuk berdiskusi dengan pemangku kepentingan mengenai hambatan dan tantangan dalam pelaksanaan kegiatan serta memberikan rekomendasi untuk penyusunan Rencana Kerja Tahunan 2019,” katanya.
Menurut Anang, The Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) dengan dukungan dana Pemerintah Kerajaan Belanda bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk pelaksanaan program-program yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi masyarakat melalui Memorandum Saling Pengertian (MSP) 2017-20120.
“The Global Alliance for Improved Nutrition adalah sebuah lembaga nirlaba yang dibentuk berdasarkan hukum Swiss, terdaftar sebagai sebuah organisasi internasional non pemerintah di Indonesia. Bersifat non sektarian, non politik dan nirlaba yang bertujuan untuk mendukung berbagai upaya perbaikan gizi masyarakat,” jelasnya.
Anang menjelaskan berdasarkan MSP Kementerian Kesehatan RI-GAIN periode 2017-2020, ruang lingkup kerja sama diantaranya adalah program perbaikan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan peningkatan akses pangan bergizi.
“Adapun fokus utama kerja sama antara Kementerian Kesehatan RI dan GAIN Indonesia adalah untuk memperkuat dan melanjutkan dan memperluas cakupan program perbaikan gizi masyarakat di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Timur,” tutupnya. (mel/nis).



















