Probolinggo, kabarpas.com – Agenda rutin bulanan Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Sosial (PKS) kembali digelar. Rakor yang dihadiri Wali Kota Probolinggo ini, dilaksanakan di Ruang Command Center, Kantor Wali Kota Probolinggo. Topik utama dalam rapat ini adalah penanganan Covid-19 pasca libur Idul Fitri 1442 H di Kota Probolinggo.
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin menyampaikan apresiasi terhadap seluruh elemen yang telah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur Idul Fitri 1442 di tengah pandemi Covid-19.
“Alhamdulillah Idul Firi 1442 H tahun 2021 telah kita lalui bersama dengan aman dan lancar berkat kesigapan aparat keamanan baik dari Poles Probolinggo Kota, Kodim 0820, Satpol PP, Dishub dan dibantu elemen masyarakat lainnya. Untuk itu saya ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya,” ujar Habib Hadi. Jumat (28/5/2021).
Meskipun libur lebaran tahun 2021 kemarin Pemerintah telah menerapkan peniadaan mudik dan pengetatan persyaratan perjalanan, namun masih banyak masyarakat yang masih nekat bepergian, sehingga walikota berpesan kepada Dinkes P2KB untuk waspada terhadap kenaikan kasus Covid-19 di Kota Probolinggo.
“Saya minta kepada Dinas Kesehatan pada 10 hari hingga 14 hari liburan berakhir mudah mudahan tidak ada lonjakan dan tentunya apabila melihat segera dilakukan langkah-langkah sesuai dengan aturan yang ada,” tambahnya.
Selain itu, program vaksinasi Covid-19 juga tidak lepas dari pembahasan rapat koordinasi pagi ini. Khususnya bagi lansia, wali kota menilai tingkat partisipasi vaksinasi masih rendah, karena adanya opini negatif yang berkembang di masyarakat.
“Mungkin karena ketakutan atau opini-opini yang dikembangkan di luar seakan-akan vaksin ini yang menyebabkan terkena virus, ini yang masih berkembang di masyarakat,” imbuhnya.
Per tanggal 24 Mei 2021, total 3250 lansia Kota Probolinggo atau 22% telah mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap 1 dan tahap 2. “Diharapkan agar masyarakat bersama sama sukseskan program vaksin Covid 19, khususnya para lansia , agar program pemerintah untuk meminimalisir Covid 19 di kota Probolinggo segera terealisasi,” pungkasnya. (wil/gus)

















