Pemkot Pasuruan Komitmen Dukung KPK RI untuk Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Terintegrasi

Pasuruan, Kabarpas.com – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) bersama Pemerintah Kota Pasuruan mengadakan Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi (Rakor Monev) program pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) di wilayah Pemerintah Kota Pasuruan. Rakor yang digelar di Ruang Rapat Untung Suropati Kota Pasuruan ini dihadiri oleh Tim Koordinator Supervisi Wilayah VI bidang pecegahan tipikor KPK RI, Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), para Asisten dilingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, para Kepala Perangkat Daerah Kota Pasuruan dan staf, Kepala Bank Jatim Cabang Kota Pasuruan, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gus Ipul menyampaikan, bahwa hingga saat ini Pemerintah Kota Pasuruan terus berupaya melakukan upaya untuk menindaklanjuti pencegahan korupsi, salah satunya dengan melakukan supervisi bersama Tim dari KPK RI serta mempelajari perkembangan dan hasil dari monitoring untuk perbaikan kedepannya. Lebih lanjut dijelaskan. Terkait rencana aksi pemberantasan korupsi terintegrasi difokuskan pada pembangunan sistem dan langkah-langkah tata kelola Pemerintahan yang bertujuan untuk mengurangi risiko tipikor di daerah, Pemerintah Kota Pasuruan telah melakukan perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah, dan sebagainya.

Mengingat bahwa hasil monev tahun 2020 terkait proses pencegahan tipikor di wilayah Pemerintah Kota Pasuruan masih belum menunjukkan hasil maksimal, Gus Ipul menjadikan hal ini sebagai tantangan dan komitmen untuk memperbaiki kondisi di masa mendatang.

“Saya sependapat kalau teman-teman kedepannya perlu bekerja keras dan fokus agar naik peringkat. Ini menjadi pekerjaan rumah kita dan mari kita mulai dengan kejujuran,” ujar Gus Ipul.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Gus Ipul dan Mas Adi beserta jajaran Pemkot Pasuruan berkomitmen untuk berbenah dan memaksimalkan aksi pencegahan korupsi terintegrasi dilingkungan Pemerintahaan Kota Pasuruan agar terwujudnya model Pemerintahan yang baik (good governance) dan wilayah integritas.

“Saya mengajak segenap pimpinan Perangkat Daerah yang terlibat dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Pasuruan untuk senantiasa taat prosedur dan tepat waktu dalam membuat laporan keuangan,” tutup Gus Ipul.  (ajo/gus).