Reporter : Ajo
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Dan Penelitian Daerah Kota Pasuruan, menggelar kegiatan bertajuk “Ngobrol Insan Kreatif Kota Pasuruan”. Acara yang diikuti oleh puluhan peserta ini berlangsung di Hotel Horisson Kota Pasuruan, Selasa (13/11/2018).
Acara ini resmi dibuka oleh Plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, dan dihadiri Kepala Perangkat Daerah Kota Pasuruan terkait ekonomi kreatif.
Sedangkan narasumbernya dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) jaringan Kota Kreatif dan Founder Odigiro Malang, Achmad Rofiq putra Pasuruan yang sukses berkarir di industri kreatif sekaligus menjadi narasumber serta peserta ngobrol kreatif.
“Tujuan acara ini adalah untuk mempertemukan sekaligus mendeklarasikan pembentukan komunitas pelaku ekonomi kreatif Kota Pasuruan, dan untuk menyelaraskan gerak langkah para pelaku ekonomi kreatif, melalui komite ekonomi kreatif, dalam pengembangan ekonomi kreatif Kota Pasuruan,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Dan Penelitian Daerah Kota Pasuruan, H. Adri Djoko Srijono.
Ngobrol Pelaku Ekonomi Kreatif ini, diharapkan akan menghasilkan kesepakatan mengenai arah pengembangan ekonomi kreatif Kota Pasuruan, yang tertuang dalam deklarasi komunitas kreatif Kota Pasuruan.
Sebagai tindaklanjut, maka akan dibentuk komite ekonomi kreatif dengan komposisi keanggotaan meliputi: pelaku, akademisi dan Perangkat Daerah terkait ekonomi kreatif.
Pada tahun 2019 nanti, komite ini akan merumuskan road map pengembangan ekonomi kreatif Kota Pasuruan hingga tahun 2021, yang berisi rencana kegiatan terkait ekonom kreatif, dan harus ditindaklanjuti Perangkat Daerah terkait.
“Guna mengawali realisasi komitmen ini, maka untuk pertamakalinya, pada tahun 2019 kami akan memfasilitasi penyelenggaraan festival ekonomi kreatif Kota Pasuruan, dengan konsep pasar kreatif sekaligus workshop industri kreatif,” ucapnya.
Sementara Plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo menyampaikan bahwa Pemerintah Kota akan memfasilitasi penyelenggaraan even-even kreatif di Kota Pasuruan, hingga pengiriman pelaku industri kreatif Kota Pasuruan yang potensial, untuk mengikuti pameran dagang, baik skala nasional maupun internasional.
“Fasilitas-fasilitas yang tidak murah ini tidak akan berguna, kalau tidak didukung dengan berkembangnya kreatifitas, yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif Kota Pasuruan. Oleh karena itu, mari kita awali dari sini dengan memanfaatkan kesempatan temu kreatif ini dengan sebaik-baiknya,” kata pria yang akrab disapa Mas Teno saat memberikan sambutanya.
Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Pasuruan kepada pelaku-pelaku industri kreatif di wilayahnya, khususnya yang bisa menembus 5 besar di kancah internasional akan mendapat reward/hadiah khusus dari dirinya. “Saya akan beri reward bagi siapa saja menembus 5 besar di kancah internasional,” imbuhnya.
Seusai sambutan diteruskan paparan materi terdiri dari “Ekraf: Apa dan Bagaimana Peran Badan Ekonomi Kreatif dalam pengembangannya di Kota Pasuruan, yang disampaikan oleh narasumber dari Badan Ekonomi Kreatif.
“Jaringan Kota Kreatif: Apa dan Bagaimana Pemanfaatannya untuk pengembangan Ekraf di Kota Pasuruan”, yang disampaikan oleh narasumber dari Jaringan Kota Kreatif Indonesia atau ICCN.
“Creative Collaborator: Apa dan Bagaimana Perannya Dalam Mempererat Sinergi Pemerintah Daerah dengan Pelaku Ekraf”, yang disampaikan oleh narasumber dari Odigiro Brand Consultant serta “ArekPasuruan, Jangan Minder di Kancah Ekraf”, yang disampaikan oleh Ainur Rofiq, putra Kota Pasuruan yang sukses berkiprah di bidang animasi. (ajo/tin).



















