Pemkab Probolinggo Uji Coba PTM Terbatas dengan Protokol Kesehatan Ketat

Probolinggo, kabarpas.com –  Status PPKM level 3, Pemkab Probolinggo berlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Aturan yang diterapkan dalam pelaksanaan uji coba PTM Terbatas ini dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50% untuk jenjang SD dan SMP. Sedangkan untuk jenjang PAUD maksimal 33%. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Fathurozi menjelaskan bahwa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dilaksanakan dengan ketentuan guru dan tenaga kependidikan yang melaksanakan pembelajaran sudah dilakukan vaksinasi. Peserta didik yang akan melaksanakan pembelajaran diutamakan yang sudah melaksanakan vaksinasi (usia 12-17 tahun).

“Semua pengajar dan peserta didik yang usia 12 -17 tahun sudah dilakukan  Vaksinasi,” ujar Rozi kepada Kabarpas.com. Rabu, (15/9/2021).

Rozi menambahkan, PTM Terbatas dilakukan secara bergantian (shift learning) dengan durasi pembelajaran untuk jenjang SMP dan SD kelas III-VI lama pembelajaran maksimal 8 jam pelajaran per hari (30 menit per jam pelajaran) dengan jeda istirahat 15 menit di dalam kelas. Dan tetap disiplin Protokol kesehatan  atau 5M.  Salah satunya adalah siswa harus selalu memakai masker, masuk sekolah cuci tangan, menjaga jarak , dicek suhu tubuh,dan menjaga jarak.

“Kita evaluasi terus , dan kedepan bila menujukan progres yang baik, PTM akan diperluas. dan untuk  sementara PTM  se kabupaten Probolinggo kita coba 48 lembaga saja,” pungkasnya. (pj/tin).